Rania
  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 15, 2018
WpInfo
Fanfic
Justin Bieber
Aku diam dengan sejuta luka Aku diam dengan sejuta cerita Aku diam dengan sejuta masa lalu yang kelam Aku bahagia? hanya terlihat saja aku sendiri,benar-benar sendiri Lalu kamu datang? ingin memberikan sejuta perubahan ? ingin memberikan ku hidup baru? mengajarkan ku arti kehidupan, ingin memberiku setitik cahaya dalam hidup ku yang kelam? kau ingin sembuhkan semua luka-luka tak terlihat dalam diriku? aku ragu! ya! benar-benar ragu awalnya namun saat ku lihat perjuangan mu aku menemukan setitik cahaya baru, luka ku perlahan mengering namun masih membekas, aku masih rapuh belum sekuat itu untuk tersakiti lagi. lalu bisa kah aku percayakan hati ini untuk mu? bisakah kau jaga kepercayaan ku ? bisa kah kau sembuhkan luka-luka ku dan menghilangkan bekas nya? ku harap bisa karena ku sudah lelah~
All Rights Reserved
#205
relationshit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beautiful & Broken
  • Just The Way You Are | Min Yoongi [END]
  • The First, Not the Last
  • MELEWATKANMU (Full Version Ready On DREAME)
  • Remember?
  • Dalam Diam
  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)
  • Where Is My Happiness ?
  • Hopeless
  • MENUNGGU (Full Version Ready On DREAME)

"Gue hidup di atas tumpukan kebohongan dan tubuh yang membusuk. Ga ada yang tersisa di sini." Tujuh tahun berlalu, kini ia hidup sebagai Kala Fujikiri. Predator dunia yang bergerak hanya untuk satu tujuan, membalas dendam atas pembantaian keluarganya. Bagi Kala, hidupnya sudah berakhir di usia sepuluh tahun. Ia tidak butuh diselamatkan. Hingga ia menatap sepasang mata Nala Sakurajima. Gadis rapuh yang menyembunyikan nerakanya sendiri di balik tatapan kosong. Rencananya sempurna, hatinya telah mati rasa. Namun, pertahanannya goyah ketika Nala hadir dalam hidupnya. Melindunginya, berarti membuka kembali luka lama yang tak pernah mengering. Membiarkannya pergi, berarti kehilangan satu-satunya cahaya yang menyinari kegelapannya. Bisakah dua jiwa yang sama-sama hancur ini saling menyembuhkan? Atau mereka justru akan saling menyeret ke jurang yang lebih dalam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines