Haruskah ku Mati

Haruskah ku Mati

  • WpView
    LECTURES 2,702
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Chapitres 23
WpMetadataReadEn cours d'écriture2 h 42 min
WpMetadataNoticeDernière publication mer., mars 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ini adalah kisah nyata perjalanan cintaku. Sejak kecil aku mengenal lelaki itu. Nama lelaki itu Aim. Tubuhnya tinggi, kurus, kulitnya putih dan wajahnya tampan. Dia sudah menjadi temanku sejak kecil. Diam-diam ternyata dia menyukaiku. Berawal dari cinta masa kecil yang terbawa sampai kami dewasa. Lelaki yang awalnya terlihat pendiam, kaku, gak punya banyak teman, dan cuek. Ternyata seiring berjalannya waktu dan setelah aku mengenalnya lebih dalam, dia sangat humoris dan baik hati. Lelaki itu membuat aku mengerti arti dari cinta sejati. Sampai akhirnya dia pergi. Biasanya dia selalu pamit kalau pergi dan biasanya selalu mengajakku. Tapi kali ini dia pergi tanpa pesan, meninggalkanku dengan sejuta pertanyaan. Pertanyaan yang belum ku temukan jawabannya. Dia pergi meninggalkanku dengan semua kenangan indah yang membuatku terluka. Dia meninggalkan cinta pertama dan terakhirnya. Dia pergi meninggalkanku selamanya. Ini kisah tentang perjuanganku hidup tanpanya.
Tous Droits Réservés
#89
aim
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My Love in Air
  • Two Souls (Tamat)
  • Shinjitsu No Koi
  • Dia Selamat, Tapi Kenapa Dia Tak Datang Cari Aku?
  • Kangen Kamu Setelah Perpisahan
  • Pemuas Nafsu Keponakan

Ketika kita jatuh cinta, maka kita harus siap merasakan segala getir rasa didalamnya, jangan meminta rasa itu akan selalu menjadi manis, tetapi perihalnya kehidupan. maka cinta juga akan berubah menjadi rasa asam dan pahit. Terlebih lagi, ketika kita menyerahkan dia (sebuah nama ) yang kita cinta dalam untaian doa, karena cinta sejati bukanlah cinta yang membuat diri kita ingin selalu didekatnya dan memintanya agar selalu dekat kepada kita, namun sebaliknya cinta sejati itu, selalu memuja dalam kenangan. Karena sesungguhnya cinta adalah dia yang membawa kita kepada jalan hijrah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dear angin, kusampaikan salam rindu cinta ini untuknya, sampaikan kepadanya jika aku disini selalu menantinya. Karena aku tidak akan mengejarnya, namun membiarkan dia terbang melalui udara, jodoh pasti bertemu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu