devotion
  • WpView
    Reads 646
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 31, 2018
Menuai harapan yang mungkin tak akan pernah datang, mungkin itu yang bisa kusebut sebagai kelebihanku. Menunggumu pulang dan menyaksikan perginya punggungmu dibalik sorot mentari yang menyinari sungai tempat kita terakhir bertemu. Kekuranganku? bahkan ketika aku menyiapkan sepuluh ribu pertahanan, semuanya akan runtuh oleh senyummu. -Azalia Fay Avichayil Pahamilah sayangku, kelak punggungku akan berbalik, menatapmu teduh kemudian menarik tubuh mungilmu kedalam dekapanku. Aku pun tidak akan memaksamu untuk memecah bisu ataupun menulis kata kata indah. Perbuatanku dan kesetiaanku akan menyingkap rahasia besarnya, apakah rasaku kepadamu semakin besar atau justru, memudar. -Exandrio Altezza
All Rights Reserved
#31
teenliterature
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dusk In Your Eyes
  • Miss You Love
  • kaLAna: Two Different Worlds
  • Been You
  • Don't Cry
  • Where Are You?
  • Karena Kamu Rumahnya
  • SalFlo
  • Cahaya Dirimu
  • Need You

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

More details
WpActionLinkContent Guidelines