Asirse

Asirse

  • WpView
    Leituras 125
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, set 15, 2019
WpInfo
Ficção
Romance
Mulut ini tak bisa bercakap. Namun hati bisa merangkai kata menjadi kalimat, yang hanya bisa didengar oleh sang perangkai. Mulut ini tak bisa bercakap. Namun alunan melody bisa mewakili rasa sang penikmat. Maaf, jika selama ini, hanyalah pertunjukkan belaka yang kutampilkan pada kalian. *Valesia Syeriv Gretav
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • ABLUVION {COMPLETED}
  • Harapan Bunga Terakhir
  • My Junior My Love ✔️
  • Mafia Is My Dream || END
  • Cinta Beda Agama || Antara Masjid Dan Gereja
  • KENLA
  • Melody, Terimakasih
  • RUANG HAMPA (terbit)

ABLUVION {COMPLETED} Sedih, marah,kecewa, kesal atau mungkin BAHAGIAA?? Hahaha... itu rasanya terdengar sangat-sangat konyol di telinganya. Mengingat takdir sepertinya tak sepenuhnya menyukainya. Buktinya gadis dengan manik birunya itu harus menelan pahit kenyataan hidupnya yang berubah 180 derajat. Cacian, tamparan bahkan pukulan sekaligus menjadi hal yang rumlah di dapati olehnya. Lelah? Tentu saja Bukan hanya fisiknya yang tersakiti, namun hati dan mentalnya lah yang lebih parah tersakiti. Tapi dengan bodohnya, ia tetap memilih untuk bungkam. Walaupun kenyataannya ia tahu bahwa semakin ia bungkam, maka semakin menipis harapannya untuk mendapatkan kebahagiaanya kembali. Hingga takdir mungkin sedikit berbela sungkawan dengan nasibnya. Membuat mereka akhirnya dipertemukan. Entah apa sebenarnya tujuan mereka di pertemukan. Entah untuk membawa kebahgiaan atau malah kian menambah luka?? Tapi ia bertindak dengan acuhnya, toh yang pasti saat ini ia merasa begitu yakin bahwa pria yang Tuhan kirim dapat membantunya untuk melihat kembali sepercik cahaya. Namun tak ayal, takdir memang terlihat begitu lihai mempermainkan kehidupan. Takdir yang membawa ia dekat dengan harapannya, namun takdir jugalah yang membuatnya jatuh untuk kesekian kalinya. Ketika sebuah kebahagiaan terlihat mendekatinya, namun naas. Kenyataannya, kebahagiaan yang ia lihat hanyalah sebuah ilusi semata. Karena tanpa ia sadari, ia tetap berjalan di atas percikan kaca-kaca. Berjalan menuju kehancuran. Berjalan menuju akhirnya. Hingga sampailah ia di garis finishnya. DON'T COPY PASTE OKAYY!!!!!!! Thanks guys❤📍

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo