ASHILLA

ASHILLA

  • WpView
    Bacaan 9
  • WpVote
    Undian 0
  • WpPart
    Bahagian 1
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Sab, Mei 26, 2018
Ini bukan tentang Cinta yang bertepuk sebelah tangan. bukan cinta yang direbut orang ketiga ataupun cinta yang datang terlambat. Ini tentang pilihan. Siapa yang dipilih dan tidak dipilih, keduanya harus menerimanya. Si pria dingin yang harus memilih, atau keadaan yang memilih bukan pilihan hatinya. Karena hidup harus berjalan, itulah yang seharusnya. -Ashilla Dinata Banyak orang yang datang, banyak juga yang pergi. -Arga Widodo Besok, kemarin, dan sekarang adalah sesuatu yang ditakdirkan untuk kita. -Aliza
Hak Cipta Terpelihara
#38
highschoolseries
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • ARGA
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Pilihan?
  • Because I'm Stupid (End)
  • dimana janji tersebut
  • Skenario Allah✔[End]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • ALTHA

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi