I'm Sorry Muriel

I'm Sorry Muriel

  • WpView
    LECTURES 40
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., juil. 3, 2021
Di Roma, Italia, terdapat seseorang yang namanya sudah terkenal di Eropa, yaitu dr. Leonne "Cambiadores de Vida". Sesuai dengan sebutannya yang berarti "Penukar Kehidupan", dia adalah seorang dokter yang paling ahli dalam ilmu pembedahan. Banyak orang yang bertanya-tanya mengapa orang ini memiliki "sebutan" seperti itu, padahal hanya dia yang bisa melakukan tehnik pembedahan tingkat tinggi. Memiliki kepribadian yang sangat misterius, juga membuat kebanyakan orang penasaran. Suatu hari, dr. Leonne ini menghilang. Tidak ada yang tahu keberadaannya, tidak terkecuali sahabat sekaligus rekan kerjanya dr. Luigi. Setelah 5 tahun menghilang, sahabatnya ini tidak tinggal diam. Dia hanya ingin tahu keberadaan teman sehidup sematinya ini, Luigi sempat merasakan hal yang tidak beres sebelum kepergiannya. Saat ingin pergi untuk mencari keberadaan Leonne, Luigi tidak sengaja menemukan secarik kertas lecek di bawah meja rekan kerjanya, kertas ini bertuliskan : "Perdóname, Muriel" yang berarti dalam bahasa spanyol "I'm Sorry, Muriel."
Tous Droits Réservés
#43
petulangan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • 𝐋𝐮𝐤𝐚 & 𝐑𝐢𝐧𝐝𝐮 [END+TERBIT]
  • Dia Sekala
  • NO ESCAPE ✓
  • A Changed Plot - Viva Fantasy
  • Afterword
  • ANNADELLA [Tamat]
  • My Mystirious Husband  (Complete)
  • Hening Dalam Luka

Isa, seorang dokter muda di ruang UGD, menjalani rutinitas sehari-hari yang penuh tekanan. Namun, hidupnya berubah drastis saat Dipta, pria yang pernah menjadi cinta pertamanya, tiba-tiba terbaring lemah di hadapannya. Dipta terluka parah dalam sebuah misi dan dibawa ke rumah sakit tempat Isa bekerja. Ketika melihat nama Dipta tertera di catatan medis, perasaan lama yang sempat terkubur kembali muncul, membangkitkan kenangan manis yang dulu mereka miliki. Meskipun Isa berusaha tetap profesional, perasaan cemas dan takut kehilangan membuatnya kesulitan untuk fokus pada tugasnya. Ia segera mengambil alih penanganan medis, berjuang untuk menyelamatkan nyawa Dipta. Operasi yang dilakukan menjadi ujian besar bagi Isa, bukan hanya sebagai seorang dokter, tetapi juga sebagai wanita yang tak pernah benar-benar melupakan Dipta. Selama masa perawatan, mereka berdua harus berhadapan dengan kenyataan bahwa hubungan mereka dulu terhalang oleh berbagai hal, termasuk tekanan keluarga dan perbedaan jalan hidup. Di tengah luka yang harus disembuhkan, baik fisik maupun emosional, Isa dan Dipta mulai mempertanyakan apakah mereka dapat memberi kesempatan lagi pada perasaan yang dulu sempat tumbuh, atau justru membiarkannya tetap menjadi kenangan yang sulit dilupakan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu