Memberi Ruang (Puisi)

Memberi Ruang (Puisi)

  • WpView
    Reads 828
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 12, 2021
Dalam remang dan aku yang terbasuh gamang Lewat kisah-kisahku Meski pelik dan menahan pekik dalam asa yang tetap semu tapi harap masih berani menelusup aku juntai kata-kata menahanmu digelapnya pesona dan menjeratmu lewat dekap yang terasa sesak Tak selalu tentang cinta apalagi luka yang tak terlihat bekasnya tapi sakit yang lancang menjalar yang katanya tetap jelas terasa Kadang tentang riuh tawa Juga senyum yang sendu tapi hangat masih merebah dalam dada-dada kita penikmat kopi susu pukul satu pagi yang asik bercengkerama dengan temaram dan bising suara jangkrik aku berikan sebagian kisah ini yang kurasakan lewat berbisik di sudut-sudut ruang yang tak seorangpun dapat sadar bahwa aku, ada -kararsa selamat mengenal dan tenggelam
All Rights Reserved
#208
poet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Blind Rainbow
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • harapan yang pupus
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • About Secret Admirer #Wattys2017
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Peri Kecil Nirmala (Revisi)
  • Tentang Kita

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines