HUJAN DAUN

HUJAN DAUN

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 9, 2018
Satu diantara mereka jatuh maka, yang lainnya pun akan jatuh juga. °°° Emily, gadis yang dulu berusia tujuh tahun, kini telah beranjak enam belas tahun. Emily, gadis yang selalu dibully karena bukan anak menengah ke atas. Tapi, dibalik itu semua, Emily selalu sabar. Di masa SMA nya ia mendapat teman bernama Jessy, dia baik dan tidak pernah membully Emily. Mereka berteman baik, sampai pada suatu saat masalah besar menimpa disaat yang tidak tepat. --- Rank 12 #cafe (26.05.2018) Rank 19 #maaf (26.05.2018) Rank 24 #gadis (26.05.2018) Rank 15 #baik (26.05.2018) Rank 168 #hujan (26.05.2018) Rank 6 #emily (26.05.2018) Rank 186 #bully (26.05.2018) Rank 4 #daun (26.05.2018) Rank 5 #jessy (26.05.2018) --- Masih amatir kakak, kalau suka tinggalkan vote:)
All Rights Reserved
#9
jessy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OMBROPHOBIA
  • Naraka's (Revisi)
  • Lovely Tears (NEJ) REVISI
  • DIA (Completed)
  • please, stop it(dalam proses)
  • Tentang Hujan
  • Dosen Is My Husband (TAMAT)
  • GALANG [SELESAI]
  • ALEYA~~
  • 📕 MEMORIES and RAIN ☔

⚠️CHAPTER GENAP DI CERITA INI DI PRIVATE⚠️ [COMPLETED] "Cowok nyebelin kayak lo ternyata mengidap ombrophobia, ya? Bisa turun deh pamor lo, kalo satu sekolahan tau," ujar Prilly sambil tertawa mengejek meninggalkan Ali dalam keadaan meringkuk kedinginan di tengah derasnya hujan. Setelah Prilly melangkah pergi menjauh, dalam hatinya ada rasa tak tega meninggalkan Ali yang sedang melawan phobianya. Prilly dapat melihat jelas betapa takutnya Ali saat mendengar suara petir dan halilintar menyatu, ditambah lagi tetesan air hujan yang turun deras. Kemudian, Prilly berbalik dan berlari sekencang mungkin menghampiri Ali yang meringkuk bagai janin di tepi jalanan. Prilly melepas rompinya sigap dan segera memayungi Ali dengan rompinya. Semenyebalkan apapun Ali padanya, tetaplah Prilly tidak tega melihat ketakutan besar dalam bola mata Ali. Siapa yang menyangka Ketua OSIS rupawan dan idaman banyak orang, ternyata mengidap ombrophobia? Dan yang mengetahui hal itu hanyalah Ratu Tukang Bully. Entah apa yang akan terjadi hari esok saat Prilly mengetahui Ali mengidap ombrophobia; ketakutan besar pada hujan. Mungkinkah esoknya Ali akan menjadi target bully-an atau malah Prilly akan selalu melindungi Ali dari hujan? Karena bagi Prilly; Saat hujan, kenangan dan harapan melebur menjadi satu. Ikuti kisah selengkapnya..!

More details
WpActionLinkContent Guidelines