Story cover for Call Me Vin by zeaale
Call Me Vin
  • WpView
    LECTURAS 578
  • WpVote
    Votos 116
  • WpPart
    Partes 13
  • WpView
    LECTURAS 578
  • WpVote
    Votos 116
  • WpPart
    Partes 13
Continúa, Has publicado may 24, 2018
"Kenapa sih bingung gitu? Panggil ya panggil aja, gausah ragu. You can call me Vin, like my family"

"Of course i will. But I'll call you Az, and you can call me Panda as you wish"

Yap, jarang bahkan tak ada yang memanggilnya Vin, kecuali keluarganya. Dan laki-laki itu adalah orang asing pertama yang diizinkan untuk memanggil dengan panggilan sayang keluarganya. Namun bukannya memanggil 'Vin' seperti tawaran pemiliknya, ia malah memanggilnya 'Az'. Entah karena apa.

🍁

"Kenapa lo suka mawar itu Vincy?" Laki-laki di dekatnya menunjuk bunga mawar warna pastel. Memperhatikan Vin yang sepertinya tidak mau diganggu.

"Entahlah, mungkin karena warnanya yang terlihat lembut?" Vin hanya mengangkat bahu acuh sambil terus memilih bunga yang sudah mekar.

Seseorang dibalik pintu tersenyum miring, berbisik pelan "Bukankah lebih cantik mawar putih? Padahal dulu kau sangat menyukainya"

🐼 27/05/2015
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Call Me Vin a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#320quetes
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
BE MINE!! [Forth Coming] de vinnpretty_2901
12 partes Concluida
-No Plagiat. Jangan ngintip doang, udah liat harus baca😾 -Cerita ini adalah imajinasi aku sendiri, kalo cerita aku mirip dengan cerita lain aku minta maaf karna itu ga disengaja. Happy Reading!! 😼✌🏻 -Note : Typo masih bertebaran, mohon bijak dalam membaca juga tolong komen bila ada kesalahan dan juga saran, agar aku bisa revisi lagi, Terima kasih. "Revan Alveno Argantara, cowok tampan ini kerap di sapa 'Revan' namun panggilan khusus nya yaitu 'Al' hanya orang yang ia perbolehkan saja yang boleh menggunakan panggilan itu, remaja cowok yang mempunyai wajah datar ini dan paling anti dekat perempuan, kecuali ibunya sendiri." "Serra Aerinsky Adhitama, cewek cantik berkulit putih ini sering di sapa 'Serra' nahh Serra ini juga punya panggilan khusus di keluarga nya yaitu 'Ai' dan hanya orang tertentu yang boleh memanggilnya." Revan si cuek dan sedikit hangat jika bersama keluarga nya, bertemu dengan Serra si gadis sedikit cuek dan bar-bar? bagaimana jadinya? pantau terus dan tinggalkan Komen serta Vote kalian disini🙆🏻‍♀️💃🏻 Kisah ini menceritakan tentang cinta, usaha, kebersamaan dan setiap masalah yang dihadapi oleh tokoh² di dalamnya ☻☺︎☻☺︎ • Before : "Sorry, ga sengaja." ucap Revan. "Lo lain kali hati-hati dong!" balas Serra. • After : "Jangan deket dia, ayy. aku ga suka." rengek Revan namun tegas "Why? Are you jealous?" balas Serra dengan nada menggoda. Disini bakal ada adegan² yang bikin baper, menegangkan, sedih dan banyak lagi, semoga suka yaa!! 😼✌🏻 Yaa kalo menurut lo pada kaga seru, BACA DULU LAH, belum baca, belum tau kan? 😏 Kalo cuma ngintip, ga baca, atau cuma jadi pembaca gelap tanpa Vote, siapin diri lo pada, gue kirim santet nanti😏🙄 ★★★★★ Kira kira gimana ya kisah mereka? Happy end or Sad end? Cuma Author yang nentuin😎 Account of Tiktok : @Vinpretty.2901 Start Writing : 25 Oktober 2024 Last Writing : Note again : Author slow up, di rl sering ada kegiatan
KANARA [COMPLETED] de fanesaca
34 partes Concluida
[Belum revisi] "Pernah gak sih suka sama temen sendiri?" _____ "Pada akhirnya, benar kata orang- laki-laki dan perempuan tidak mungkin menjalin persahabatan, pasti salah satu diantaranya ada yang menyimpan rasa lebih" Dan...terbukti. Kanara telah membuat kesalahan dengan menaruh rasa kepada sahabatnya sendiri- Reynald. Tanpa ingin mengakhiri perasaan yang sudah delapan tahun tumbuh diam-diam dalam hatinya, gadis penyuka kopi dan senja itu memilih menetap meskipun membuat sakit. Tapi bagi Reynald, Kanara hanya teman- atau lebih tepatnya, saudara. "Rey, lo cuman nganggep gue temen biasa?" "Engga, lo naik pangkat jadi saudara gue." Sementara Reynald justru terpesona pada Kanaya- sepupu Kanara yang memesona di mata semua orang. Reynald terus mengejar cinta yang salah. "Ra, gue suka Kanaya. Jadi, bantuin ya? Naya kan sepupu lo, tanya tipe cowok nya kaya apa." Segala luka yang ditahan mulai terasa nyata. Persahabatan mereka yang telah terjalin delapan tahun kini berada di ujung tali. "Kita bertiga udah sahabatan lebih dari delapan tahun. Gue gak mau persahabatan itu hancur hanya karena satu di antara kita naruh rasa lebih sebagai sahabat. Jadi jangan ya? Gue gak mau persahabatan ini berakhir sia-sia." Menyimpan perasaan atau mengungkapkannya? Keduanya sama-sama menyakitkan. Tapi Kanara harus memilih Akankah Kanara tetap menyimpan perasaannya dalam diam? Atau memilih mengungkapkan dan mengorbankan persahabatan mereka yang sudah delapan tahun ada? ___ Sudah siap menjelajah ruang friendzone? Tempat di mana cinta diam-diam bisa membunuh pelan-pelan? Disclaimer: - 100% fiksi - This story is my creation - No plagiarisme - Happy reading!! start : 01- 01 -2022 fin: 06- 07 -2022 a teenfiction by fanesaca
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Claudya cover
COOL BOY [COMPLETED] cover
BE MINE!! [Forth Coming] cover
KANARA [COMPLETED] cover
BITTERSWEET : TWINS ✓ cover
My Three Brothers [Terbit] cover
IS IT LOVE?  [On Going] cover
Sinonim [Completed]√ cover
Allenka Family cover

Claudya

25 partes Concluida

"Aku tidak dapat memilih, tapi aku berusaha untuk menentukan pilihan" BERUBAH itulah yang Claudya inginkan sejak dulu. ---------- "Kalo gue punya pacar kaya lo enak ya,tiap hari bahagia,gak pernah sedih,selalu ada kalo gue butuh. Tapi,kadang juga lo ngilang saat gue bener-bener butuh" "Andai aja dulu gue sama lo ya,gak akan ada tangisan dimasalalu gue" Azhar masih saja tidak bisa memahami ucapan Clau yang selalu seperti ini,semoga saja Clau bisa jadi masa depannya nanti. Hm,semoga. ---------- 'Clau,gue harap lo masih punya rasa buat gue walau itu cuma sebiji padi. Karena kesalahan gue dimasa lalu adalah kesalahan yang gak akan pernah gue lupain seumur hidup gue. Janji gue saat ketemu sama lo nanti yaitu,bahagiain lo,ngejaga lo,dan buat lo percaya lagi kalo gue emang bener-bener nyesel sama diri gue dulu'