Barisan Aksara

Barisan Aksara

  • WpView
    LECTURI 1,739
  • WpVote
    Voturi 199
  • WpPart
    Capitole 32
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare sâm, oct 13, 2018
sebuah Barisan Aksara untuk seseorang yang pernah datang, lalu menghilang
Toate drepturile rezervate
#424
isihati
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • အချစ်၏ဟန်��ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • Rembulan Yang Sirna
  • Semua Memukul (✅)
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • aku bukan penyair
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • My Wish
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)

Aku tidak menulis ini untuk semua orang. Hanya untuk kamu- yang pernah merasa hilang, tapi bahkan tidak tahu ke mana harus pulang. 365 hari. 365 puisi. Tanpa jeda. Awalnya, ini hanya tentang menulis... lalu selesai. Tapi semakin jauh, aku mulai sadar- seperti ada sesuatu yang ikut menulis bersamaku. Sesuatu yang lebih jujur tentang luka daripada yang berani kita akui. Kalau kamu pernah: • tersenyum, tapi kosong • dikelilingi banyak orang, tapi tetap sendiri • atau hidup... tanpa benar-benar merasa hidup hati-hati. Buku ini bisa terasa terlalu dekat. Di dalamnya ada: luka yang tak sempat diberi nama, rindu yang kehilangan alamat, dan doa-doa yang hanya berani hidup dalam diam. Ini bukan sekadar tulisan. Ini jejak. Atau mungkin... pengakuan. Beberapa orang bilang, ada bagian yang terasa seperti ditulis khusus untuk mereka. Kebetulan? Atau... kamu yang memang sedang dipanggil? Mulai dari hari pertama. Kalau tidak ada yang kamu rasakan, kamu bebas pergi. Tapi kalau kamu memilih untuk tetap tinggal- bersiaplah. Karena mungkin, yang perlahan berubah bukan kata-katanya... melainkan kamu.

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut