Verschillend

Verschillend

  • WpView
    Reads 1,017
  • WpVote
    Votes 456
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 1, 2018
Andai ini adalah sebuah novel maka akan ku beri judul "Verschillend" (Belanda = Perbedaan). Mau tau karna apa? Karna ini adalah kisah antara aku dan kau yang sangat berbeda. Jika aku perempuan maka kau lelaki Jika aku periang maka kau pendiam Jika aku pecinta strawberry maka kau pembenci strawberry Tapi tau kah kau jika banyak orang yang berkata jika perbedaan itu indah? -- Berry Amelta Clarissa Katanya cinta dan benci itu terpisah oleh dinding yang sangat tipis hingga sulit dibedakan Katanya tanpa kita sadari, cinta dan benci itu dapat datang secara bersamaan Katanya cinta itu tak berlogika, awalnya benci eh ujungnya cinta Tapi apakah itu berlaku diantara aku dan kau? --Helan Ahmad Fernandio Mau tau kelanjutan kisah antara aku dan kau nya mereka? Kisah yang aku pun sulit untuk mengertinya? Penasaran? Baca aja dulu!!!
All Rights Reserved
#642
new
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semoga Bertemu di Lain Waktu
  • Dear London [COMPLETED]
  • CHEOSSARANG (Complete)
  • Love In Silent(END)
  • Y & W [END]
  • Ku Relakan Segalanya.!!
  • Biarkan Aku Mencintaimu ✅
  • Mengapa Harus Jatuh Cinta ?
  • AKSAFA (End)
  • Possessive Badboy [END]

Apa yang harus aku lakukan jika aku terlanjur menyukaimu? Bagaikan permainan yang hanya dilakukan untuk kesenangan sesaat dan berakhir dengan tidak bisa melupakan semua itu dari satu pihak. Rasa ini aku simpan secara diam-diam dan berakhir dengan aku sendirian, berjuang menutupi perasaan dan melepaskan luka yang mendalam. Aku duduk tepat di depan kelas dengan hati yang tidak karuan. Menahan segala pedihnya kenyataan akan semua rasa yang begitu menggila. "Aku harus apa dengan rasa ini," ucapku dalam batin. Merasakan angin yang melambai pelan itu aku berpikir untuk terus berjalan kedepan dengan semua rasa yang ku simpan. "Han ... mau ke mana?" Tanya laki-laki itu dengan memegang tanganku. Ya, dia Si Abu-abu. Akankah kisah ini berjalan seperti yang Hanna inginkan, akankah Hanna berani melawan takdir untuk berada disisihnya atau Hanna menyerah dengan semua rasa yang begitu menggelora?

More details
WpActionLinkContent Guidelines