"kau tau kiya? aku sedang berbicara padamu yang bahkan 2 tahun lalu aku sendiri menghadiri acara pemakamanmu, aku berani bersumpah aku menangis didepan nisanmu"
ale hampir membuat kiya merasakan kegundahan yang mendalam, mengingat dia hampir memfonis sahabatnya itu sedang mengalami gangguan kejiwaan, sedang ale hanya bisa menatap bingung kiya yang seingatnya telah berpulang.
ale tak mengerti keadaanya saat ini, ia terbawa kedalam lingkar diluar nalar pemikiran,dunianya berbalik, mengulang setiap kisah yang pernah dialaminya, ini terasa sangat nyata bahkan lebih nyata dari khayalan yang sering ale angankan.
ale akan berubah itu tekatnya, mungkin ini adalah anugrah dari Tuhan, atau kah Tuhan ingin menunjukkan sesuatu padanya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang