Untuk senja yang terbenam

Untuk senja yang terbenam

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 25, 2018
WpInfo
Non-Fiction
cerita ini bukan tentang sepasang kekasih yang saling mencintai,bukan pula kisah kepahlawanan seorang revolusi kemerdekaan,tapi cerita ini tentang sebuah rasa ,dimana saat senja terbenam,mengungkapkan sebuah kenyataan tentang hati yang mulai berani mengatakan satu kata perkata hingga terbentukla sebuah paragraf dari penglihatan matanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • (S)He Is Mine
  • Untitled
  • Antara Senja Dan Hujan
  • " Bosku menodaiku"
  • Love and Faith
  • This is not the life I want
  • When Best Friend Get Married
  • "Antara Aku Kamu Al-Quran"
  • You Are My Dream

Bagaimana jika perasaan itu tumbuh tanpa izin, hadir tanpa undangan, dan tinggal terlalu lama dalam hati yang tak pernah disapa? Ini adalah kisah tentang mencintai dalam diam. Tentang seseorang yang tidak pernah diminta untuk datang, tapi jadi alasan untuk bertahan. Harapan yang disimpan rapi di pojok hati, tak pernah diminta untuk dibalas, hanya ingin dimengerti. "Jauh. Esok nanti atau selamanya" bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa-tentang perjuangan tanpa jaminan, tentang kehilangan tanpa kata, tentang kecewa yang tak terucapkan, dan tentang harapan yang tetap tumbuh meski tahu ia tak akan pernah dipetik. Jika kamu pernah berharap pada seseorang yang bahkan tak tahu kamu ada, mungkin cerita ini adalah tentangmu juga. Karena mencintai yang paling tulus, kadang justru tak perlu memiliki-cukup mengikhlaskan, dan diam-diam mendoakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines