Dia adalah Bukti

Dia adalah Bukti

  • WpView
    Reads 516
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 9, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Areta adalah sosok gadis yang sedikit manja tapi dia selalu berusaha dengan keadaan yang membuat dia lemah. Dia sangat pintar menutupi kesedihannya dengan kelebihannya,yaitu sifat dia yang periang dan suka menghibur orang lain. Areta pernah sakit hati dengan keputusan Bagas,sampai butuh waktu satu tahun untuk bisa melupakan sang mantan. Sampai akhirnya Areta bertemu dengan Alvino Ananda Prasdito yang berhasil membuat dirinya berani untuk memulai perasaan yang baru.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA KITA
  • ALFALETA
  • Cerita Hara
  • Harapan
  • KATAKAN itu CINTA
  • Hairana (End)
  • .✮:▹ Aletha juga ingin dimengerti:▹✮.
  • one step to the heart
  • Kata Hatiku (SLOW UPDATE)
  • Sunyi yang Menyatukan
  • UNTUK AZA ( COMPLETED)
  • Karena Aku Mencintai Kamu [END]
  • PENA SENDU
  • pai pai  B 94 ZA

"Antara Kita" Cinta bisa menyembuhkan. Tapi cinta juga bisa jadi luka yang tak pernah sembuh. Alea, gadis SMA yang tengah mencari dirinya sendiri, jatuh hati pada Angkasa-lelaki dewasa yang penuh ketenangan, namun menyimpan luka lama. Hubungan mereka bukan sekadar tentang tawa dan pelukan manis. Ini tentang pertumbuhan, kesalahan, pengampunan... dan kehilangan. Di antara pelukan yang tak selalu ada, kata-kata yang sering terlambat diucapkan, dan masa lalu yang membekas, mereka belajar bahwa mencintai seseorang tak selalu berarti bisa bersamanya. Ketika kepercayaan diuji, ketika orang-orang di sekitar mulai masuk dan merubah cerita, dan ketika rasa sayang tak lagi cukup untuk menahan retakan... masih adakah "kita" di antara mereka? "Antara Kita" bukan sekadar kisah cinta dua insan, tapi tentang perjalanan menjadi dewasa, tentang ibu yang terlalu keras mencinta, tentang teman yang memendam perasaan, dan tentang harapan yang terus menyala meski nyaris padam. Karena terkadang, yang paling kita perjuangkan, bukan untuk memiliki... tapi untuk memahami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines