Story cover for DENDAM by funkymaestroo
DENDAM
  • WpView
    Reads 687
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 687
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published May 26, 2018
" Argh .." Teriak lelaki itu menahan sakit yang bersarang ditubuhnya.

'Brengsek kau Marco' batinnya meringis. Sambil meremas jarinya meredam sakit.
Dengan cekatan Eleyn mengobati luka goresan akibat cambuk dipunggung Verry.

"Bodoh!" Maki Eleyn.

Verry terdiam mendengar makian itu.

"kau tau kemampuanmu belum seberapa, tapi kau terima tantangan dia. Bodoh!" Makinya lagi.

Diam. lelaki itu masih diam mematung.

"kau mengingatkanku pada kakak ku " ucap Eleyn parau.

'Parau? apa Eleyn menangis?' Batin Verry.

Lelaki itu menoleh kebelakang-terlihat Eleyn berusaha menahan air matanya supaya tidak keluar dari pelupuk matanya namun, tak bisa membendung air matanya akhirnya air itu menetes.

"Kau menangis?" Tanya verry heran. Ia tidak menyangka perempuan yang kelakuannya lebih mirip laki-laki itu bisa menangis karena hal sepele ini.
All Rights Reserved
Sign up to add DENDAM to your library and receive updates
or
#13suspence
Content Guidelines
You may also like
Because ILY [Completed] by RikaAnanda786
51 parts Complete
Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa
Alinka's Story! [Completo] by Estrli17
69 parts Complete Mature
PINDAH KE KUBACA!! "Anak siapa yang sedang kau kandung hah!" teriak pria paruh baya dengan wajah memerah menahan amarahnya. "Mungkin itu anaknya dan kekasih-nya yah. Kemarin, aku melihatnya bercumbu dengan kekasih-nya di taman belakang sekolah yah.." adu seorang gadis dengan nada yang meyakinkan sang ayah. Sedangkan, orang yang dituduh itu menggelngkan kepalanya. "Kau! kau tidak dibesarkan untuk menjadi seorang jalang seperti ibumu! Seharusnya kau berterimah kasih karna aku dan ayahmu mau membesarkanmu. Tapi, kau malah melakukan hal yang menjijikan seperti ini sama seperti yang dilakukan ibumu. Hah. Bagaimana bisa kau memiliki anak dari wanita tak bermoral seperti itu. Lihat sendiri bukan. Dia sama seperti wanita itu." maki wanita paruh bayah pada seorang perempuan yang duduk bersimpuh dibawah kaki ayahnya. Sedangkan pria paruh bayah itu hanya diam tak bisa menjawab perkataan tersebut. "hiks..m-maafin Alin yah.. Alin dijebak hiks... " perempuan yang bernama Alin itu memeluk kaki ayahnya meminta pengampunan. Namun, pria paruh bayah itu dengan tidak berperasaan menghempaskan tubuh Alin hingga Alin jatuh terjungkal. "Pergi dari rumahku! Dan jangan harap kau bisa memanggilku Ayah lagi. Karna kau bukanlah putriku! Hah.. aku menyesal memungutmu dulu." usir pria paruh bayah itu lalu menyuruh istri dan anak sulungnya masuk kedalam rumah. Lalu menutup pintu rumah itu dan membiarkan Alin sendirian di perkarangan rumah. Senyum mengembang menghiasi wajah kedua orang perempuan yang sangat senang dengan pengusiran Alin. ❌DON'T JUDGE MY STORY🚫❌ ❌DON'T COPY MY STORY🚫❌ ⚠MENGANDUNG BAHASA KASAR⚠ ⚠WARNING 18+⚠ **** PLAGIAT MENJAUH! YANG GAK SUKA CERITA NYA MENJAUH!
Tacenda (TIDAK DILANJUTKAN)  by Cappucatllie
8 parts Ongoing
YUK FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA 💗 "Kenapa?" "Kenapa harus lo?" Ucapnya dengan nafas tercekat dan binar mata yang hampir luruh. Sementara si gadis hanya bisa terdiam sambil mengigit bibir bawahnya kuat-kuat. Delaney harus merasakan rasa sakit yang sesungguhnya. Gadis itu juga tidak menyangka akan berakhir seperti ini. "Gue-" "I don't need an explan from you, Libie. Gue nggak bisa maafin lo" Delaney mengepalkan tangan, tersenyum kecut sebagai responnya. Hanya ini kalimat yang mampu dia katakan untuk mengakhiri semua. "Oke, kalo begitu kita akhiri saja. Reanvaz ayo putus" ***** Rasa marah, benci dan kecewa tak bisa dihindari oleh Reanvaz Griffith Ryker. Setelah mengetahui fakta kalau orang yang paling berharga dalam hidupnya pergi karena kekasihnya. Rean menjadi benci. Saking bencinya hingga dia tidak ingin lagi melihat gadis itu. Kebenaran terungkap saat seseorang yang paling dirinya tidak percaya muncul memberikan fakta mengejutkan. Fakta yang langsung mengguncang seluruh tubuhnya, fakta yang perlahan mengubah cara pandang Rean tentang gadis itu. Kini Rean menjadi merasa bersalah dan berharap semua kejadian di masa lalu dapat dirinya perbaiki walaupun mungkin terdengar mustahil. Akankah Rean bisa memperbaiki hubungannya yang nyaris hancur tersebut? Ini tentang Reanvaz Griffith Ryker ketua geng motor bernama DAMMAGE, seorang cowok yang meminta sesuatu yang sederhana. Keluarga. Disini lain gadis cantik bernama Delaney Bellatrix Libitina harus terjebak dengan lingkaran semesta yang tidak memberikannya keadilan dan terpaksa harus memikul beban ini sendirian. ***** Hi guys ini cerita pertama aku. Semoga kalian suka yaaa <(˶ᵔᵕᵔ˶)> Note : Banyak kata-kata kasar dan adegan kasar yang tidak pantas untuk ditiru. Mohon bijak dalam membaca. Feed me on social media : https://www.instagram.com/cappucatllie/
Capricorn by Baperterussss
11 parts Ongoing
"Aku suka sama Kak Al." Rea mengatakannya tanpa ragu. Tenang. Pelan. Tapi dalam dadanya, jantungnya berdebar seperti genderang perang. Lapangan basket sore itu sepi. Matahari sudah tenggelam separuh, menyisakan semburat jingga yang menggantung di langit. Angin membawa bau rumput basah dan suara tiang ring basket yang berderit pelan. Di tengah sunyi itu, Rea berdiri, seragamnya masih rapi, rambutnya dikuncir seadanya, dan matanya menatap Kak Al, lurus. Alvano menoleh, pelan. Keringat masih menempel di pelipisnya, dan bola basket tergenggam di tangan kirinya. Ia diam. "Apa tadi?" tanyanya, suaranya rendah. Tidak kaget. Tapi juga tidak menjawab. Rea menarik napas. Ia benci mengulang. Tapi kali ini berbeda. "Aku suka sama Kak Al," ulangnya, lebih lirih. "Dari awal aku lihat Kakak main di lapangan. Aku tahu ini mungkin... aneh. Tapi aku cuma pengen jujur." Ia tidak terbiasa berkata seperti ini. Tidak terbiasa membeberkan isi hati. Tapi Rea bukan pengecut. Ia adalah seseorang yang lebih takut menyesal karena diam daripada malu karena gagal. "Aku tahu Kakak mungkin nggak mikir apa-apa. Tapi aku cuma pengen bilang," lanjutnya. "Supaya kalau besok-besok aku canggung atau... ngelihatin Kakak diam-diam, Kakak tahu alasannya." Sunyi. Kak Al memutar bola basket di ujung jarinya. Lalu berhenti. Tatapannya tidak tajam, tapi ada sesuatu yang menggantung di dalamnya. Berat. "Rea..." katanya. Lembut. Tapi nadanya membuat dada Rea mengeras. "Kamu manis. Kamu juga berani. Tapi..." Rea mengangguk pelan, mencoba tersenyum meski wajahnya menegang. "Aku udah punya pacar." Deg. Rea tidak menangis. Tidak mundur. Tidak bertanya siapa. Ia hanya berdiri. Diam. Lalu berkata, "Nggak apa-apa, Kak." Yang tidak dia tahu, pacar Kak Al itu... adalah Dara. Kakaknya sendiri. Dan semuanya... baru saja dimulai.
F A K E ? [End] by zeevadeva__
58 parts Complete
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
You may also like
Slide 1 of 10
Say My Name cover
Where's Home cover
TRIO "O" cover
Because ILY [Completed] cover
Alinka's Story! [Completo] cover
confused love  cover
Tacenda (TIDAK DILANJUTKAN)  cover
Capricorn cover
F A K E ? [End] cover
Stronger Than Another cover

Say My Name

50 parts Complete

Agatha Kayshafa. Dijadikan bahan taruhan oleh sepupunya sendiri dengan seorang laki-laki yang memenangkan balapan mobil malam itu. Pradeepa Theodore. Tepat sebelum balapan, ia malah salah fokus mendapati seorang gadis yang beraroma sangat memabukkan. Detik itu juga Theo bertekad untuk mendapatkan gadis itu. Faktanya mereka ternyata satu sekolah, semua mengenal Theodore, sang kapten basket. Namun berkebalikan dengan Agatha, gadis yang keberadaannya saja tidak diketahui warga sekolah. ••• "Balapan kali ini taruhannya mobil lo. Kalo gue kalah, lo bisa ambil cewe gue," ucap Samuel. "Nggak impas. Mobil gue lebih mahal ketimbang cewe lo," balas Theodore bergegas masuk dalam mobilnya. Itulah janji yang Samuel buat dengan Theodore. Theodore yang awalnya tidak tertarik dengan gadis yang dijadikan taruhan oleh Samuel lantas buru-buru menarik kata-katanya dan mendeklarasikan bahwa dirinya amat sangat tertarik dan akan membuat gadis itu selalu berada disisinya. ••• "I'm a tattoo artist." "Oh ya?" "Want to be the first? And try a red mark on your neck?" "Stress!" ‼️Harsh words, toxic shit, and mature.