(Not) Very Late

(Not) Very Late

  • WpView
    Leituras 177
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, nov 15, 2018
Awalnya aku mengira pilihanku sudah yang terbaik, ternyata pilihanku tidak lebih dari cowok brengsek. Siapa sangka kalau cowok yang selama ini aku anggap brengsek dan sangat mengganggu, ternyata orang yang selalu melindungiku dari jauh dengan caranya sendiri. -Samara Rebecca Alois- ***************************************** Percayalah, selama ini aku menyukaimu dalam diam. Aku memperhatikan semua gerak gerik mu saat kau berada didekatku. Aku tahu aku tidak bisa memilikimu, maka dari itu aku melindungimu tanpa kau sadari. Karena rasa cintaku terhadapmu membuatku khawatir bila kau tidak ada didekatku -Davino Michael Theodore- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Semuanya Samara Pov ya
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Secret Love (Tamat)
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • Barananta [Terbit]
  • The Feeling (Complete) Tahap Revisi
  • Fearsome
  • SAGARA [Completed]
  • Friendship
  • Mr Possessive is My Love (Tersedia Di PlayStore)
  • Apakah Mencintai Itu Salah? [Completed]
  • TAMARA

Dewa menyayangi Nala, gadis polos yang pada awalnya tidak begitu meresponnya, tapi kini telah resmi menjadi kekasihnya. Sayangnya, masalah keluarga yang berat membuatnya bertemu dengan Aira, gadis yang selalu menghindarinya karena berprofesi sebagai pelacur. Kenyataan itu tidak lantas membuat Dewa mengabaikan Aira. Dewa justru tergerak untuk melindungi Aira dan membawa gadis itu tinggal berdua dengannya di apartemen. Lalu masalah demi masalah dimulai. Satu per satu orang di sekitarnya merasakan akibat dari keputusannya, yaitu kekecewaan. Nala menyayangi Dewa Aira menyayangi Dewa Dan Dewa menyayangi kedua gadis itu. Tak ada penyelesaian tanpa meninggalkan sakit hati. "Dulu gue pernah mikir kalau pacaran di masa SMA itu cuma buang-buang waktu. Cuma orang bodoh aja yang ngerelain diri bersakit-sakit hati dengan permasalahan cinta SMA. Tapi sekarang gue kemakan sama omongan gue sendiri. Gue jatuh hati sama lo dan sakit hati juga karena lo, Kak." ---- Nala "Kita nggak mungkin bisa bersama. Aku sadar siapa diriku sebenarnya, gadis kotor yang tak layak untuk lelaki sebaik kamu." ---- Aira Juli 2018

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo