Me And Regret

Me And Regret

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 26, 2018
"Hei, lihat lah betapa menyedihkannya dirimu! Kau membiarkan dia bersama dengan wanita lain sedangkan kau menangis disini." Seruan yang disertai umpatan itu tak dihiraukan oleh gadis yang berdiri disebelahnya, Alison Mitchell. Memang, ucapan yang diseruakkan oleh Marshall--sahabatnya--itu adalah benar. Selang beberapa detik, akhirnya Alice menatapnya. Alice berucap lirih. "Apa penyesalan ini adalah sebuah akhir dari kisahku, Mars?" "Jika kau tidak mengatakan yang sebenarnya pada Timothy, dia tidak akan tau, Alice. Dia juga terluka, sama sepertimu. Masing-masing kalian dibodohi oleh perasaan kalian sendiri. Jika kau tidak bertindak sekarang, kau benar. Kau akan menyesal."
All Rights Reserved
#42
pekanbaru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear London [COMPLETED]
  • Ending for Alone On Editing (Completed)
  • Ketraka Mafy
  • SEWINDU
  • SERENDIPITY [COMPLETED]
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • LENRIC [ALBERIC2]
  • Complicated
  • ELSA [ON GOING]
  • Memories In Seoul (MYG)

Halo warga wattpad. Untuk yang berminat membaca cerita ini, mohon untuk follow Author terlebih dahulu ya. Terimakasih sudah berminat membaca sekaligus ngasih semangat ke Author dengan Follow, Vote dan Comment :)) ●●● [Re-Published Oktober 2018] Apa jadinya ketika sepasang sahabat memiliki banyak perbedaan. Apa yang akan dilakukan ketika satu diantara mereka memiliki sebuah rasa yang dinamakan cinta. Apakah cinta harus salah. "Menurut aku sih, cinta gak bisa salah dan gak akan pernah salah. Karna, diciptakannya cinta itu, ya, untuk menyempurnakan kehidupan. Hidup bakal hampa tanpa adanya cinta," Dea. Namun apa yang dikatakan Dea diatas tak berbanding dengan apa yang telah Ia lakukan pada Evan. "Bukannya lo yang bilang kalau cinta gak bisa salah dan gak akan pernah salah." Evan membela dirinya. Semua cerita memiliki akhir. Begitu pula dengan cerita Dea, Ia mengejar cerita cinta sejatinya hingga akhir. Hingga kota London menjadi tempat terakhirnya untuk melabuhkan keajaiban cerita cintanya dengan sahabatnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines