Denting
  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 2, 2018
WARNING!! ***** Sebagian part diprivat and follow dulu sebelum membaca sayangku. Sebanyak apapun lo ngelakuin kesalahan gue gak akan pernah bisa menjauh dari lo. gue benci? Pasti, apa yang ada dibenak lo saat itu? Kenapa lo hianatin gue. Haha mungkin cinta terlalu payah dalam kamus hidup lo, untuk gue cinta itu tentang siapa yang menyakiti dan siapa yang disakiti! Siapa yang dicintai dan siapa yang mencintai! Siapa yang mengecewakan dan siapa yang dikecewakan. Apa lo sanggup menyakiti? Sanggup mencintai atau bahkan lo sanggup buat ngecewain. Gue rasain itu semua bay! Gue marah, heran bantingan kekecewaan ini gak sanggup bikin hati gue beku kalo deket lo. Apapun itu asal lo jangan pergi, gue sayang banget sama bedebah gila yang satu ini
All Rights Reserved
#20
kampret
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SOLITUDES
  • Past Love Part 1
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • Stres In Life
  • Hubungan dalam Kerumitan (End)
  • Trial & Error
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • Hurricane (ON GOING)
  • Vivi Nireesa 2 (Completed)
  • I'M IN DANGER BECAUSE OF YOU [COMPLETE]
SOLITUDES

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines