Story cover for Kanaya by binar_aksa
Kanaya
  • WpView
    LECTURAS 904
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 904
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Partes 5
Continúa, Has publicado may 26, 2018
"Gue pingin nikah aja,"



Kanaya tidak pernah menyangka ucapannya menjadi bumerang saat pria itu datang. Kanaya memang sudah lelah dengan segala tetek bengek pendidikan, karena Ibunya selalu memintanya untuk mendapat nilai sempurna. Ia dituntut untuk sesempurna itu. Tapi ia tidak pernah mengira ucapan-tidak-seriusnya menjadi nyata saat tiba-tiba seorang lelaki yang tidak pernah ia lihat sebelumnya datang ke rumahnya. Tidak hanya itu, lelaki itu datang dengan membawa keluarganya. Dan maksud kedatangannya untuk melamar Kanaya yang baru saja lulus SMA. 

"Kenapa kamu langsung lari begitu melihat saya?"
"E-Eh tadi kan aku belum pakai kerudung,"
"Nay, kita udah menikah,"
Kanaya terdiam. Sebenarnya orang yang di depannya ini berkata benar, hanya saja ia masih terlalu sulit untuk percaya dengan fakta itu. Fakta bahwa akad nikah mereka baru dilaksanakan kemarin pagi.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Kanaya a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#129wedding
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Mine [SELESAI] ✔ de Iputry
39 partes Concluida
PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Mine [SELESAI] ✔ cover
36 days with you {saida} [End] cover
Love Letters [END] cover
Neyralgis||On Going  cover
Regards, Natashira (END) cover
The Baby's Contract✓ cover
dimana janji tersebut cover
KANAYA: The Missing Puzzle cover
The Young Marriage[NOMIN]✅✅ cover

Mine [SELESAI] ✔

39 partes Concluida

PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019