Story cover for PROMISES by PutriShamee
PROMISES
  • WpView
    Membaca 28
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 28
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
Bersambung, Awal publikasi Mei 26, 2018
Sudah dua tahun Kanaya menjalin kasih bersama Bayu Anggara, seorang laki-laki kaya yang sukses di usia muda. Bayu terlalu mencintai pekerjaannya, namun tak dapat dipungkiri bahwa ia pun mencintai Kanaya. Kanaya yang cantik dan lugu tak peduli dengan kekayaan Bayu, ia hanya ingin menagih janji Bayu di awal mereka berpacaran : Memberikan kejutan-kejutan kecil tak terlupakan dan membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius. Ia pegang janji itu erat-erat hingga akhirnya muncul seorang wanita di masa lalu Bayu yang membuat Kanaya seperti terbuang. Ia hanya mampu mengenang janji-janji manis Bayu meski mereka belum benar-benar putus. Kanaya menghilang dan menemukan seorang yang mengerti dirinya dengan baik. Bayu yang sedikit demi sedikit tersadar akan pentingnya komunikasi yang baik pada sebuah hubungan, mencari Kanaya yang ternyata lebih bahagia ketika tak bersamanya. Akankah Bayu dapat benar-benar membuktikan janjinya atau ia hanya akan membuat janjinya sebagai wacana manis tak terealisasi yang hanya diucapkan tak serius ketika di awal berpacaran? Simak terus kisah Kanaya dan Bayu di sini.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan PROMISES ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
#21promises
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Spring House  oleh AisyahHalik
16 bab Lengkap
Judul sebelumnya "Your Promise" update menjadi "Spring House" *** "Mari bertemu lagi, empat tahun yang akan datang di musim semi. Kamu, kembalilah ke Indonesia, dan aku juga akan kembali ke tempatku seharusnya. Aku berjanji tempat ini akan menjadi saksi dari awal kebahagiaan kita," ~Akash. "Ikatan ini, akan aku jaga agar tidak terputus. Kuharap kau pun memegangnya erat di negeri seberang. Empat tahun lagi, tetaplah jadi rumah untuk ku dan tolong untuk tidak menutup pintu rumah itu sampai aku datang," ~Hilya. *** Afifah Hilya Nafisah, perempuan 28 tahun yang terjebak dengan janji masalalu. Janji yang sudah delapan tahun lamanya dia tunggu untuk ditepati, oleh seorang lelaki yang garis wajahnya tak pernah bisa dia lupakan. Setiap musim semi dia terus membuka ulang kenangan sesaat yang terlampau mengesankan baginya, berharap semua kenangan itu tidak berakhir menyedihkan di penungguannya. Namun saat akhirnya dia kembali bertemu dengan sosok yang memberinya janji itu, dia sadar jika delapan tahunnya berakhir sia-sia seperti apa yang pernah sahabatnya katakan. "Janji itu tak seharusnya keluar dari mulutmu, kau pembohong. Seharusnya aku tak menunggumu sedemikian lama, seharusnya aku tak berharap lebih dengan melewati malam dingin di musim semi demi dirimu, dan seharusnya mungkin kita tak perlu bertemu di kehidupan ini." Seumur hidupnya, hanya sosok itu yang berhasil mengetuk pintu hatinya dengan ketulusan tuturnya. Hilya mencintainya delapan tahun yang lalu, dan tetap mencintainya hingga hari ini. Namun di tahun ke delapannya itu dia sadar, bahwa lelaki itu mungkin bukan hanya menjadi cinta pertamanya, tapi juga menjadi luka pertamanya karena cinta. **** JANGAN LUPA FOLLOW VOTE DAN KOMEN NYA DITUNGGU
Terlambat (End-Terbit) oleh Icha_rizfia
17 bab Lengkap
Seorang laki-laki berjanji akan menikahinya jika dewasa nanti. Tania Arestya, rela menunggu bertahun-tahun lamanya untuk menagih janji pada lelaki, yang menjadi cinta pertamanya saat ia masih duduk di Sekolah Dasar. Pikiran dangkal gadis kecil yang percaya akan dongeng sebelum tidur, membuatnya yakin. Bahwa cinta pertama, akan menjadi titik kebahagian dalam pelabuhan mimpinya. Damar Sadewa, cinta adalah sahabat. Itulah yang selalu ditekankan Damar dalam kamus kehidupannya. Mencintai Ima, menjalani kehidupan serta pekerjaan bersama orang yang ia cintai, adalah kebahagian tak terperi. Alif Fajar, saudara sepupu Nia yang menjadi yatim sejak ia lulus SMP. Berjuang keras untuk menjadi wiraswasta dan membahagiakan sang ibu, adalah tujuan hidupnya. Satu-satunya saksi sejarah betapa Nia merindukan janji masa kecilnya. Ia pula yang selalu hadir di masa-masa sulit Nia. Ketika waktu mengikis jarak, keduanya kembali bertemu. Tania yang menggebu akan cinta masa kecilnya, harus menelan pil pahit saat mengetahui Damar akan menikah. Bukan dengan dirinya. Janji masa kecil itu palsu, bahkan Damar saja melupakannya. Di satu sisi, ada hati yang mulai sadar akan perasaan yang menyusup dan berkembang kian merekah. Siapa, dan pada siapa? Apakah kehadiran Tania memang TERLAMBAT? Saat hati meraung pada satu nama, masihkah ada waktu untuk mengatakannya. Ataukah memang TERLAMBAT? Merelakan mimpi, atau merengkuh kebahagian lain. Story By : Icha Rizfia Samarinda, 01 Maret 2017
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Spring House  cover
My Husband Is CEO  [End] cover
The Pain Is Genuine  cover
Terlambat (End-Terbit) cover
The Crazy Wedding cover
My Husband Mr Devan (SUDAH DITERBITKAN) cover
Transmigrasi Seksi Bumil  cover
Broken  cover
Penantian Kanaya cover

Spring House

16 bab Lengkap

Judul sebelumnya "Your Promise" update menjadi "Spring House" *** "Mari bertemu lagi, empat tahun yang akan datang di musim semi. Kamu, kembalilah ke Indonesia, dan aku juga akan kembali ke tempatku seharusnya. Aku berjanji tempat ini akan menjadi saksi dari awal kebahagiaan kita," ~Akash. "Ikatan ini, akan aku jaga agar tidak terputus. Kuharap kau pun memegangnya erat di negeri seberang. Empat tahun lagi, tetaplah jadi rumah untuk ku dan tolong untuk tidak menutup pintu rumah itu sampai aku datang," ~Hilya. *** Afifah Hilya Nafisah, perempuan 28 tahun yang terjebak dengan janji masalalu. Janji yang sudah delapan tahun lamanya dia tunggu untuk ditepati, oleh seorang lelaki yang garis wajahnya tak pernah bisa dia lupakan. Setiap musim semi dia terus membuka ulang kenangan sesaat yang terlampau mengesankan baginya, berharap semua kenangan itu tidak berakhir menyedihkan di penungguannya. Namun saat akhirnya dia kembali bertemu dengan sosok yang memberinya janji itu, dia sadar jika delapan tahunnya berakhir sia-sia seperti apa yang pernah sahabatnya katakan. "Janji itu tak seharusnya keluar dari mulutmu, kau pembohong. Seharusnya aku tak menunggumu sedemikian lama, seharusnya aku tak berharap lebih dengan melewati malam dingin di musim semi demi dirimu, dan seharusnya mungkin kita tak perlu bertemu di kehidupan ini." Seumur hidupnya, hanya sosok itu yang berhasil mengetuk pintu hatinya dengan ketulusan tuturnya. Hilya mencintainya delapan tahun yang lalu, dan tetap mencintainya hingga hari ini. Namun di tahun ke delapannya itu dia sadar, bahwa lelaki itu mungkin bukan hanya menjadi cinta pertamanya, tapi juga menjadi luka pertamanya karena cinta. **** JANGAN LUPA FOLLOW VOTE DAN KOMEN NYA DITUNGGU