**CInTa YanG Ku TahU**

**CInTa YanG Ku TahU**

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 15, 2018
ku buka buku kumpulan karyaku,aku mulai menulis **sebuah satu rasa ** aku tak pernah rasakan apa itu cinta semakin aku belajar semakin aku membencinya kata orang cinta itu banyak katanya. ada sedih,suka,gembira,duka. namun satu rasa yang selama jalan hidupku aku tak pernah alami entah sampai kapan tuhan tunjukkan padaku rasa cinta yang sejati padaku. aah sialan banget,sih kenapa hidupku di ribetkan dua hal.wanita dan cinta.aku tepuk jidatku duh gusti aku akan setangguh karang di laut,sepanas sinar surya di tengah mendungnya awan.dan aku akan sekuat manusia super saat ujian hidup apapun kau timpahkan padaku. gusti kenapa aku sangat lemah terhadap dua hal,kenapa kau uji aku dengan wanita dan cinta yang aku sangat ingin menjauh.bila saja aku mempunyai kekuatan seperti malaikat.yang selalu satukan dirimu di atas yang lain. telingaku tiba-tiba seperti ada suara bor,aku pegang telingaku gusti sakit.aaah seperti ada suara lembut seperti kepakan sayap lebah. aku tuntun dirimu,aku masih pegang telingaku yang terasa panas dan gedang telingaku seakan di tabuh oleh ribuan mahkluk kasad mata.suuakitnya luar biasa. aku terhuyung gusti sangat sakit sekali beda dengan yang lalu. aku ambil terjemahan alquran.aku dapat surat al isra ayat 19 sampai ayat 21. belajarlah angger kata suara itu.lantas telingaku seperti blong.
All Rights Reserved
#660
kesabaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Embun Pagi
  • Mahligai Sunyi
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Narasi patah hati
  • TAKDIR ALLAH [End!]
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • Membumi(Tamat)

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines