Hamedys Academy

Hamedys Academy

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 18, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
With you .... " Oh aku tak tahan atas semua ini mengapa terjadi padaku. Seorang gadis berusia 16 tahun. Sedang menghadapi hal yang sangat sulit. Ia tidak tahu ia harus memilih siapa , haruskah ia memilih keluarganya ?. Atau kah ia harus memilih sahabat nya?. Tentu itu pilihan yang sulit , mungkin dalam dunia nyata kalian pasti memilih keluarga . Tetapi dalam hal seperti ini harus lah penuh pertimbangan ,sampai akhirnya dia berfikir untuk mengakhiri hidupnya. Namun di balik sebuah itu ada secercah harapan. Akan kah ia dapat menghadapi masalah ini? Ikuti kisah nya ! Cerita ini hasil dari diri saya sendiri. Tanpa meng copy paste . Terima kasih.?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • SKIZOFriend (END)
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Inchoate✓
  • choice ;
  • CATTLEYA
  • PELIPUR LARA CH2 (END)
  • What Should I Do?
  • ALEYA~~
  • Dari Luka Untuk Tawa✓

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines