We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hugger Mugger

Hugger Mugger

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 27, 2018
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Kau harus hidup dalam topeng." "Jangan pernah memperlihatkan kekuatanmu atau kau akan mati." Etheldreda Oletha, satu-satunya yang tersisa dari klannya. Ia memiliki kekuatan dan harus hidup dengan menyembunyikannya. Sigourney Corliss, gadis berambut pirang yang berani dan menentang apa yang tidak sesuai. Oletha bertemu Corliss dan itu adalah awal mula dari kematiannya. Oletha diincar dan Corliss melindunginya. Mereka berdua melarikan diri bersama. Satu hal yang pasti. Semakin menggunakan kekuatannya umurnya memendek.
All Rights Reserved
#494
fight
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Moonlit Shrine of Secrets
  • Velmora Arcane Academy
  • D'TOPENG [ REVISI ALUR ]
  • PRINCESS ELARA [END]
  • VERMILLION
  • The Scrivener's Curse
  • Padepokan Sihir Everwood

Di puncak gunung yang terlupakan, berdiri sebuah kuil tua yang hanya muncul saat bulan bersinar penuh-sebuah tempat di mana sihir kuno masih bernafas, dan rahasia masa lalu tertulis pada batu-batu yang membisu. Di sanalah tinggal Miko, gadis kecil setengah rubah, penjaga abadi kuil yang tak terikat waktu. Tubuh mungilnya menyimpan kekuatan yang bahkan tidak ia pahami sepenuhnya. Ia lebih sering muncul sebagai rubah putih kecil yang menyendiri di bawah pohon sakura tua, menatap langit dengan tatapan kosong. Hao, seorang remaja yang hidup di desa bawah kaki gunung, selalu datang ke kuil itu. Ia tidak pernah bertanya kenapa, hanya merasa damai saat berada di sana. Mereka bertemu-selalu dalam sunyi, selalu dalam bentuk rubah. Hao tak pernah tahu bahwa rubah kecil yang duduk di sampingnya itu bisa bicara, bisa merasa. Miko pun tidak pernah menunjukkan siapa dirinya. Hubungan mereka tetap sederhana: dua jiwa yang tenang di tempat penuh rahasia. Namun, dunia tak selamanya tenang. Saat bintang jatuh melintasi langit dan gema mantra kuno mulai bangkit dari dalam kuil, Miko dan Hao harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua rahasia bisa disembunyikan... dan beberapa di antaranya memilih untuk bangkit sendiri. Karena di kuil yang hanya muncul saat bulan memanggil, sihir tidak hanya hidup-ia menunggu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines