Story cover for Coffee by Psptarum
Coffee
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 27, 2018
Belajar dari pahitnya kopi, yang dapat dinikmati jika berkolaborasi dengan gula. Sama halnya dengan luka, lukapun dapat dinikmati jika jika kita pandai menyikapinya.
All Rights Reserved
Sign up to add Coffee to your library and receive updates
or
#151coffee
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Sakit 'Jiwa' (End) cover
Coffee Break Time cover
Zahra Gara cover
Renjana Niskala [slow up] cover
Lesion (END) cover
Penuh Luka (On Going) cover
Coffee Romantic cover
Secangkir Kopi Vanilla [Tamat] cover

Sakit 'Jiwa' (End)

45 parts Complete

Hinaan 'sakit jiwa' tak pernah asing terdengar di telinga Jiandra. Terlebih, perkataan tersebut selalu terlontar dari mulut ibu kandungnya. Bukan tanpa sebab hinaan tersebut diutarakan, karena Liliana Devika-sang ibu dari Jiandra, menyimpan jejak masa lalu terburuk yang pernah ia lalui sendiri. Paksaan terhadap ikhlas, puncak amarah, kebencian dan rasa lelah menyatu dalam kisah ini. Jika tertarik, baca saja. Tetapi, jika sebaliknya, tinggalkan saja akun ini tanpa meninggalkan jejak kebencian. [BELUM DIREVISI!] ❗DILARANG PLAGIAT❗ 📌 Cerita ini murni hasil pemikiran author sendiri, jika ada kesamaan dari berbagai latar, nama tokoh, alur dan sebagainya adalah murni ketidaksengajaan. Cover by: Pinterest