ALRA
  • WpView
    Reads 6,503
  • WpVote
    Votes 380
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 29, 2019
Disinilah seorang Algara Pratama Einstein berdiri bersama seorang wanita cantik yang tengah menatap bingung keadaan sekitar. Tidak ada suara bising layaknya keramain disetiap jengkal kota Jakarta ini. Lelaki itu masih tetap berdiri sambil menatap lekat batu di depannya itu dengan tatapan sendu. Ia rindu, sangat rindu dengan suasana 5 tahun lalu dimana seorang gadis manis sering menggoda dan menjahilinya. Apa kabar gadis itu sekarang? Lebih bahagia kah dia? Alga harap gadis itu jauh lebih bahagia sekarang terlepas dari masa lalu suramnya. "ini tempat siapa Al?" tanya wanita itu memecah keheningan yang ada "kamu akan tahu" jawab lelaki itu singkat Wanita itu tetap tidak mengerti jalan pikiran lelaki di depannya tersebut. Ia bahkan bingung siapa lelaki di depannya sekarang. Lelaki tersebut sangat berbeda dari Algara yang ia kenal selama ini. Setiap sudut tempat tersebut di telusuri gadis cantik itu. Ia bingung. Bingung bagaimana harus membuat Alga senyum seperti dulu. Bahkan sampai detik ini, Alga masih setia menatap batu di depannya tersebut tanpa bersuara. Hanya tatapan kosong nan sendu yang ada. Mungkinkah Algara akan menceritakan semua masa kelamnnya kepada wanita itu? Mungkinkah wanita itu mau menerima masa kelam Algara?
All Rights Reserved
#49
ara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I [Never] Give Up On You a.k.a Jarak Antarbintang - [Telah Terbit]
  • ALZEA : FEATURED SOULS
  • Judul Standar - The Beautiful Roses
  • LDR || Lo Dan Rindu [END]
  • Ex or New? [REVISI]
  • Aljabar (REVISI)
  • Ar'Gatha (selesai✔)
  • Rasa & waktu
  • Senandika : Titik Temu
  • Note:Al

"Lo tahu teori chaos?" "Efek kupu-kupu?" "Hmm... sensitive dependence on initial condition. Kayak lo yang di sini mampu ngerubah gue saat di Finlandia sana," jawab Auriga sambil memejamkan mata. Dilihat dari tempatku berdiri, dia terlihat sangat damai. "Pertemuan kita bukan sebuah kebetulan." Alfa Centauri Radistya, mahasiswi jurusan konservasi di salah salah universitas ternama negeri menjalani hari-hari perkuliahan dengan normal dan menyelingi aktivitas dengan kegiatan himpunan mahasiswa. Hidupnya baik-baik saja hingga datang Auriga, seniornya di kampus yang datang bagai hipernova dan membuatnya kesal terus-menerus. Dan ketika perasaan cinta mulai datang, Alfa dihadapkan pada misteri tentang seorang Auriga. Di antara perasaan cinta dan rasa putus asanya, dia mencoba mengurai satu per satu kehidupan Auriga yang bagaikan bereksperimen menguak misteri materi gelap alam semesta. Sanggup kah ia membawa Auriga untuk menikmati senja manis di tepi pantai? Atau kah dia akan menyerah dan memilih mundur dan berbalik arah pada sahabat Auriga yang selama ini diam-diam menyukainya sangat dalam? Semesta senang bermain-main. Benarkah semuanya adalah kebetulan yang disengajakan? . . . Terima kasih atas dukungan dan apresiasi teman-teman semua. Puji syukur cerita ini telah diterbitkan dengan judul Jarak Antarbintang. Bagi yang berkenan dengan versi cetaknya bisa mendapatkan di toko buku di Seluruh Indonesia. Untuk versi digital bisa didapatkan di Gramedia Digital. Copyright © 2015 by nauraini

More details
WpActionLinkContent Guidelines