IF
  • WpView
    Reads 6,568
  • WpVote
    Votes 405
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 20, 2019
Ini adalah kisah tentang Hiro dan Erland. Dua tokoh kakak beradik kesayangan saya dalam sebuah sinetron yang gak pernah akur. Dan karna itu saya berandai-andai. Andai mereka itu bisa akur Andai mereka itu saling menyayangi Andai mereka itu bisa kompak sekompak dalam angan-angan saya. Tapi sayang si abang udah Out dari sinet itu, dan akhirnya saya buat cerita ini. Karna ini kisah si kakak dan si adik, jadi ceritanya banyak tentang Hiro dan Erland. Jadi yang lain cuma sebagai pendukung aja. Termasuk kisah cinta Mereka. Hiro Erland Milka Jessika Dll.
All Rights Reserved
#3
anaklangit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Lingga
  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • || Takdir Dari Allah [REVISI]
  • the hope
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • ice bear kesayangan
  • °♡Introvert Girl♡° | End✔|
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • MEISYA
  • Seleksi Jodoh

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines