Story cover for IF by vievielaha
IF
  • WpView
    Reads 6,560
  • WpVote
    Votes 405
  • WpPart
    Parts 21
  • WpView
    Reads 6,560
  • WpVote
    Votes 405
  • WpPart
    Parts 21
Ongoing, First published May 28, 2018
Ini adalah kisah tentang Hiro dan Erland. Dua tokoh kakak beradik kesayangan saya dalam sebuah sinetron yang gak pernah akur.
Dan karna itu saya berandai-andai.

Andai mereka itu bisa akur
Andai mereka itu saling menyayangi
Andai mereka itu bisa kompak sekompak dalam angan-angan saya.

Tapi sayang si abang udah Out dari sinet itu, dan akhirnya saya buat cerita ini.

Karna ini kisah si kakak dan si adik, jadi ceritanya banyak tentang Hiro dan Erland. Jadi yang lain cuma sebagai pendukung aja. 

Termasuk kisah cinta Mereka.

Hiro
Erland
Milka
Jessika
Dll.
All Rights Reserved
Sign up to add IF to your library and receive updates
or
#4mischa
Content Guidelines
You may also like
Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat) by FatimahIdris3
37 parts Complete
Hujan mengguyur bumi pagi itu. Jalanan digenangi air yang terus berjatuhan dari subuh tadi. Tampak gadis bertubuh mungil tengah disibukkan oleh aktifitas seperti biasa. Hujan bukan alasan untuknya bermalas-malasan. Meski rasa mengantuk terus menghantuinya. "Apa yang kau masak pagi ini?", Seseorang dengan suara berat mirip anak laki2 tiba-tiba muncul. Dia mengambil gelas dan menuangkan air untuk diminumnya. "Bisakah kau tidak membuatku terkejut? suara laki-lakimu sangat mengganggu", Sungut si gadis mungil. "Jangan salah kan aku, ini kan memeang biasa terjadi ketika aku bangun tidur, jadi apa yang kau masak?", Kembali gadis bersuara laki-laki itu bertanya. "Mie instan, kau mau?", Si gadis mungil masih sibuk dengan mie instan untuk sarapannya pagi ini. "Kau baik sekali, 1 mangkuk dengan telur ya, terima kasih", Si gadis bersuara laki-laki itu berlalu meninggalkan si gadis mungil sendiri. Ini bukan cerita tentang kehidupan si gadis mungil dan si gadis bersuara laki-laki. Ini kisah tentang salah satu diantara keduanya. Fatima Nayyer Azahra panggil saja Ahra. Gadis mungil yang pendiam, pintar tapi memiliki takdir yang tidak pernah terbayang sebelumnya. Semua baik-baik saja sebelumnya. Dia dikelilingi orang-orang yang begitu menyayanginya. Dia memiliki ibu dan seorang adik laki-laki bernama Hirham Adzan. Ahra juga memiliki 2 sahabat yang selalu ada saat dia sedih maupun senang. Hani Fairuz si gadis bersuara laki-laki itu salah satunya dan Eleanor Clemira. Mereka sudah seperti saudara. Apapun yang membuat Ahra bahagia, Fai dan El ikut bahagia. Begitupun sebaliknya, apapun yang membuat Ahra sedih, Fai dan El juga merasakan hal yang sama.
Aksara Lingga by Larisakuma08
59 parts Complete
"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.
DIA PERGI?!  by Biji_Doren15
77 parts Complete
DIA PERGI?! ~~~~~~ Sakit rasanya ditinggalkan oleh seseorang. Terlebih orang yang sangat amat dicintainya. Selamanya! "Jika takdir sudah berkehendak, maka mau bagaimanapun aku bertahan, tetap akan pergi." ucap Natha menatap gadis didepannya dengan raut sendu. "Dulu kamu pergi, lalu kembali. Apakah akan pergi lagi? Apakah bisa kembali?" balas gadis itu dengan air mata yang sedari tadi membasahi pipi. Natha mengangguk, "aku akan kembali.." ia menghela nafas lalu melanjutkan ucapannya. "Dalam wujud yang berbeda. Aku yakin, akan ada orang yang persis seperti aku yang akan menjadi pengganti untuk mu, Zefa" Gadis bernama Queena itu menggeleng, "Aku sanggup jauh darimu. Tapi tidak untuk kehilanganmu" lalu ia memeluk Natha sangat erat. Cowok itu mencoba tersenyum, walau berusaha sekuat tenaga menahan sakit ditubuhnya. "Aku pergi, tugas aku udah selesai. Setidaknya aku pergi dengan pamit. Ayah udah kembali kayak dulu, dan tugas ku jaga kamu udah selesai." ujar nya. - Dulu, kita adalah seseorang yang sama sama kehilangan. Saling menguatkan, dan selalu menjadi support system satu sama lain. Kamu berjanji akan kembali. Namun setelah kembali, haruskah pergi? -QUEENA ZEFANYA SHAGIL- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Penasaran? Ya dibaca lah, kalau suka ya divote. Kalo engga juga not problem. Mati satu tumbuh seribu. Cuma mau bilang 👻 'Tetep semangat ya, apapun yang terjadi. Hidup itu harus bisa menerima kritik dan saran. Agar kita bisa berkembang, gak stalk disitu saja. Kita juga gak akan tahu kan, kedepannya bakalan kaya gimana? Makanya jangan berhenti berkembang. Jangan cari teman yang membuat mu merasa nyaman. Tapi, carilah teman yang memaksamu untuk terus berkembang. Orang hebat tidak dibentuk dari kemudahan, kenyamanan, dan kesenangan. Mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan, dan air mata.' -Sv Outhor 'DIA PERGI?!'-
Second Hearts by SyifaRazzaq
15 parts Complete
Berawal dari sebuah pertemuan manis yang tak disengaja, tepat pada salah satu sekolah ternama yang cukup jauh dari kampung halaman, Rafa Alendra menemukan cinta sejatinya. Namun nasib baik tak berpihak padanya. Berjuta-juta waktu telah memisahkan ia dengan kekasihnya. Hanya saja, cinta dan kesetiaan Rafa tak pernah berubah. Ia selalu mencari pujaan hatinya yang telah lama meninggalkannya tanpa alasan. Waktu yang cukup lama terpisah membuat Rafa menjadi kian dekat dengan seorang gadis yang tidak lain adalah sahabatnya sendiri. Seiring berjalannya waktu kekasihnya kembali untuk menjelaskan semuanya tentang apa yang terjadi selama ini. Namun kini keadaan sudah berubah. Hati kedua yang tidak bisa dipungkirinya datang secara tiba-tiba. Hingga tiba saatnya dimana ia harus memilih satu dari dua hati yang sama sama mencintainya Rafa Alendra "Hari-hari gue gak pernah seburuk ini, entah apa yang terjadi malam itu, entah kemana dia pergi" Maura Anindhita "Rafa,aku ninggalin kamu karena aku nggak mau menjadi orang yang egois yang cuma mau miliki kamu sendiri tanpa aku mikirin gimana sakitnya kamu saat kehilangan aku nanti, aku akan kembali setelah aku berhasil ngusir penyakit ini dari tubuhku,Raf" Mytha Maheswari "Maafin gue raf, gue nolak lo bukan karena gue gak suka sama lo, gue juga cinta kok sama lo, gue seneng bisa selalu deket sama lo, apalagi bisa miliki lo, itu adalah keinginan gue. Tapi gue sadar diri raf. Keinginan gue gak akan bikin lo bahagia, karena gue tau sebenarnya yang ada dihati lo itu maura, bukan gue. Dan andai saja saat ini masih ada maura, mungkin lo gak akan milih gue, raf. Rafa Alendra "Maura, aku harap kamu cepat kembali. Aku benar-benar bingung dengan perasaan ini, aku tidak tau harus bagaimana, aku mulai merasakan sesuatu saat dekat dengan sahabatku ini, hampir setiap hari aku menghabiskan waktu bersamanya, dia mencintaiku, tapi aku tidak mau mengkhianati kamu, ra. Dan aku juga tidak mau ada yang tersakiti diantara kalian berdua"
You may also like
Slide 1 of 10
Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat) cover
Come To Leave (Revisi) cover
Milka's Destiny {On Going} Belum Di REVISI cover
Aku, Kau, dan Dia (Completed) cover
RUMAH KECIL ITU by : Plavana cover
Aksara Lingga cover
DIA PERGI?!  cover
Second Hearts cover
the hope cover
MEISYA  cover

Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)

37 parts Complete

Hujan mengguyur bumi pagi itu. Jalanan digenangi air yang terus berjatuhan dari subuh tadi. Tampak gadis bertubuh mungil tengah disibukkan oleh aktifitas seperti biasa. Hujan bukan alasan untuknya bermalas-malasan. Meski rasa mengantuk terus menghantuinya. "Apa yang kau masak pagi ini?", Seseorang dengan suara berat mirip anak laki2 tiba-tiba muncul. Dia mengambil gelas dan menuangkan air untuk diminumnya. "Bisakah kau tidak membuatku terkejut? suara laki-lakimu sangat mengganggu", Sungut si gadis mungil. "Jangan salah kan aku, ini kan memeang biasa terjadi ketika aku bangun tidur, jadi apa yang kau masak?", Kembali gadis bersuara laki-laki itu bertanya. "Mie instan, kau mau?", Si gadis mungil masih sibuk dengan mie instan untuk sarapannya pagi ini. "Kau baik sekali, 1 mangkuk dengan telur ya, terima kasih", Si gadis bersuara laki-laki itu berlalu meninggalkan si gadis mungil sendiri. Ini bukan cerita tentang kehidupan si gadis mungil dan si gadis bersuara laki-laki. Ini kisah tentang salah satu diantara keduanya. Fatima Nayyer Azahra panggil saja Ahra. Gadis mungil yang pendiam, pintar tapi memiliki takdir yang tidak pernah terbayang sebelumnya. Semua baik-baik saja sebelumnya. Dia dikelilingi orang-orang yang begitu menyayanginya. Dia memiliki ibu dan seorang adik laki-laki bernama Hirham Adzan. Ahra juga memiliki 2 sahabat yang selalu ada saat dia sedih maupun senang. Hani Fairuz si gadis bersuara laki-laki itu salah satunya dan Eleanor Clemira. Mereka sudah seperti saudara. Apapun yang membuat Ahra bahagia, Fai dan El ikut bahagia. Begitupun sebaliknya, apapun yang membuat Ahra sedih, Fai dan El juga merasakan hal yang sama.