My Absurd Love Story ( On Going )

My Absurd Love Story ( On Going )

  • WpView
    Membaca 435
  • WpVote
    Vote 42
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jun 5, 2018
Aleasha Hartono, wanita yang baru saja menyelesaikan S2 di Havard itu harus menerima nasib ketikaia disuruh untuk bekerja di perusahaan lain sebegai staff biasa. padahal dia adalah pewaris tunggal Hartono Group. itu semua gara-gara ia pergi ke club bersama teman-teman class atasnya. Dan karena ini ia dipertemukan dengan pria tampan, dingin, arrogant, plus mesum. ditambah, ia dikejar oleh Manager Divisinya dan sahabat kecilnya. kira-kira siapa yang akan ia pilih?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • Boys In The Kost
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan