One Heart

One Heart

  • WpView
    LECTURAS 15
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 31, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
Hati ku ini, ku spesialkan pada orang yang berhak mendapatkannya. dia seorang pria yang tulus menyayangi dan mencintaiku ... dan aku juga sama sepertinya. -Claudya Putri Tania Aku suka dia, entah dari mana rasa ini muncul. Cinta? Bagiku dia cinta pertama ku, dan tidak akan kubiarkan dia bersama cinta yang lain. -Gilang Areza
Todos los derechos reservados
#33
miss
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Antara Cinta dan Sayang
  • Karena Kamu Adalah Alasannya
  • Two Love One The Heart [On Going]
  • Love & Patience √
  • S.i.x T.e.e.n
  • BarraKilla
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • ALNAYA [COMPLETED]

"Aku memang masih mencintaimu tapi, aku mulai menyayanginya." Semua orang tahu, kalau perasaan tidak bisa dipaksakan. Kebanyakan orang mengira kalau, cinta dan sayang adalah perasaan yang sama. Namun, kenyataannya cinta dan sayang adalah perasaan yang berbeda. Cinta adalah perasaan yang membuat jantung kita berdetak kencang ketika bersama dengan seseorang. Sedangkan, sayang adalah perasaan hangat yang membuat kita merasa nyaman ketika berada didekat seseorang. Kita bisa menyayangi siapapun tapi, bagaimana dengan cinta? Kita hanya bisa mencintai satu orang saja. Untuk mencintai seseorang tidak mudah, butuh perjuangan dan juga proses yang melelahkan. Sedangkan, untuk menyayangi seseorang tidak membutuhkan perjuangan ataupun proses yang melelahkan. Singkatnya, cinta itu lebih rumit dan menyakitkan daripada sayang. Orang-orang mengatakan kalau perasaan tidak bisa dipaksakan. Dan ternyata, perasaan juga sulit dihilangkan. Butuh waktu lama untuk menghilangkan perasaan itu. Lebih baik dicintai daripada mencintai. Karena, mencintai itu sakit. Sakit bukan karena harus mengikhlaskan kepergiannya, tapi sakit karena... harus melihatnya bersanding dengan orang lain yang jauh lebih baik dari kita...

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido