Story cover for Hanin by shintac_
Hanin
  • WpView
    MGA BUMASA 15
  • WpVote
    Mga Boto 3
  • WpPart
    Mga Parte 1
  • WpView
    MGA BUMASA 15
  • WpVote
    Mga Boto 3
  • WpPart
    Mga Parte 1
Ongoing, Unang na-publish May 29, 2018
Hanif Avian Luthfi. Seorang  anak laki-laki 17 tahun yang memiliki sifat datar, cuek, nakal, dan bisa disebut seperti badboy walaupun dingin dia tetap tampan. Hanif sekolah di SMA Nusa Bangsa dan kelas 11. Dia adalah anak pemilik yayasan disekolahnya. 

Suatu saat, Hanif bertemu dengan seorang anak perempuan yang juga sekolah yang sama. Perempuan tersebut bernama Hanindya Putri Arsen. Seorang perempuan yang ramah, lemah lembut, baik dan cantik. 

Hanif akhirnya jatuh cinta kepada Hanin, dan sebaliknya. Namun, untuk membuat Hanin jatuh cinta kepada Hanif, Hanif banyak butuh perjuangan dan pengorbanan untuk mendapatkannya. 

Apakah yang terjadi selanjutnya?
All Rights Reserved
Table of contents

1 parte

Sign up to add Hanin to your library and receive updates
o
#27voteandcomment
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Lantas (END) cover
Sweet Boy Friend 🖤 cover
KEARA (Keanu & Aura)✓ cover
My Lovely Bad Boy ✔ cover
My Perfect Badboy cover
#BS 1-Suara Hati Arkan ( SUDAH DITERBITKAN ) cover
bad boy vs ketos cover
I LOVE YOU HANAFI [COMPLETED] (Karya Sudah Pindah Di Platform KUBACA & ICANNOVEL cover
Bye Hanan cover
Different. cover

Lantas (END)

48 parte Kumpleto

PERINGATAN ⚠️ Dibeberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."