Fake Smile
  • WpView
    Reads 249
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 21, 2018
WpInfo
Fanfic
BTS
"Jin hyung, biarkan aku membantu mu" . "Suga hyung, ingin ku belikan kopi?" . "Yo RM, kubersihkan kamarmu ya" . "Chim, ayo kutraktir, kurangi dietmu" . "Yak alien V, ayo kita bermain!!" . "Jungkook, istirahatlah, biar hyung yang membuat koreo" . Jhope hanya bisa tersenyum ketika bersama hyung dan dongsaeng nya.. Secara diam-diam ia selalu menjadi tameng bagi saudara-saudaranya.. Tapi... Bagaimana jika matahari yang selalu bersinar meredupkan cahaya nya? . . . . Gelap... "Aku tak peduli jika aku memang harus tenggelam diantara kalian..." -Jhope
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CintaBumiAlam
  • LIGHT
  • How Deep Is Your Love?
  • HAPPY ? it's Real or Fake [Complete]
  • SAME BUT DIFFERENT (Vkook/taekook)
  • Let Me Save You [Vkook]  (END)
  • Creepy Bangtan Dorm ✓️ [Complete]
  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • My Eyes is Yours
  • It's Hurt ▪Kookga

Satu tetes darah mengalir dari pelipisnya bersamaan air matanya yang turun, dan hilang di belah bibir mungilnya itu. "Okay kulepaskan, jangan menangis cinta... Aku ada disini. Ah lihatlah kau jadi menghisap airmata dan darah mu sendiri cinta... Bagaimana jika ku bantu menyesapnya? Ide yang bagus bukan? Hahaha" Kemudian alam memajukan wajahnya, menatap lembut tepat di manik teduh lili yang dibalas sendu oleh sang pemilik manik teduh itu. Jatar semakin tipis, bahkan deru nafas mereka pun saling terdengar, alam memiringkan kepala dan menutup matanya perlahan. Lili yang melihat pergerakan alam pun hanya menggeleng kasar sembari menutup matanya kuat. Ia tak mau, jelas, ini sudah kelewatan. Dan, ia merasakan benda kenyal, basah dan manis itu menyentuh bibirnya, menyesap setiap incinya, rasa asin dari air mata dan darahnya tadi sudah hilang berganti dengan rasa manis. Entah dorongan dari mana lili membalas setiap pergerakan alam, bahkan tangannya kini tengah meremas lembut rambut alam, untuk menyalurkan bahwa ia juga menikmatinya. Tes Tes Tes Lili? Liliana? LILIANACINTA? HEI? LILI? LILI! "Hah?" Sebenarnya lili kenapa? Kalau kepo yuk langsung baca aja kelanjutannya^^ Cerita ini penuh teka teki jadiii use 'r brainn please^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines