Satu Server

Satu Server

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2020
Kau semakin pintar dalam bermain sandiwara. Melakoni peran yang begitu profesional, hingga tanpa sadar aku ikut dalam alur ceritamu. Kau utarakan seutas kalimat yang sangat meyakinkan, dengan taburan adegan-adegan yang tak terduga. Aku tak pernah berfikir jika ini adalah caramu membuatku terlihat bodoh di depan semua orang. Ku sapa kau dengan membawa kenangan kita, tapi kau lempar aku dengan kepolosanmu. Dengan teganya kau bertanya. "Maaf kau siapa?" Ribuan mata pisau menusuk di dada, membuat aku tersadar, jika kau sudah melupakanku sebelum aku mengungkapkan rasa yang telah lama kupendam.Apa ini yang dikatakan kalah sebelum berjuang? Apakah ini saatnya aku harus mengulang kembali kenangan kita yang dulu? Atau aku harus ikut dalam cerita yang telah kau rangkai entah sejak kapan. "Jika kalian pernah mencintai seseorang yang jelas-jelas menolak kehadiranmu, tenang kamu tidak sendirian. Kita satu server"
All Rights Reserved
#23
berjuangsendiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Taken Slowly
  • He is not My Best Friend (End)
  • Verronica (COMPLETED)
  • It HURTS
  • 🎀Sahabat Jadi Cinta🎀
  • Complicated Friend Zone
  • Pal In Love
  • Friend's Zone's
  • ♚BEST FRIEND ZONE♚
  • REGRET(✅)

MAUVE Diawali dengan jatuh cinta pada pandangan pertama. Di atas bus pada suatu sore sepulang latihan tari. Aneh rasanya, gue yang suka nge-cover dance K-Pop di media sosial dan cuma buka buku pelajaran kalau besok ada ujian, naksir cowok yang selalu peringkat satu di kelas dan hobinya adalah belajar. Tapi, cinta emang kayak gitu, 'kan? Memunculkan hal-hal baru yang lo enggak tahu ada di diri lo. MILO Jatuh cinta sama sahabat sendiri dan ketahuan? Dan, demi menyelamatkan muka, mau-mau aja diajak pura-pura pacaran sama teman sekelas yang terang-terangan naksir elo? Yap, tepat itulah yang gue lakukan. Kesalahan besar karena hidup gue yang tenang jadi berisik seketika. Cewek satu itu begonya enggak nanggung-nanggung dan mulutnya enggak pernah berhenti ngomong. Yang ada di otaknya cuma nari dan malas-malasan. Kemudian, pada satu titik, mendadak aja kehadirannya bikin gue terbiasa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines