For My Tiana

For My Tiana

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 29, 2018
Dear Tiana Aku harap kamu mau membaca ini suatu hari nanti, Tiana. Surat ini aku mau menyampaikan rasa terimakasih aku kepada kamu. Terimakasih sudah menerima aku menjadi teman kamu. Terimakasih sudah mau menerima aku yang hina ini masuk ke dalam bagian hidup kamu. Terimakasih atas rasa hangat yang sudah kamu berikan selama 15 tahun terakhir. Dan yang paling penting, Terimakasih sudah mau mencintai aku, Tiana. Your Husband, Aleandro Dirga Himawan.
All Rights Reserved
#945
husband
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]
  • Sexy Daddy
  • Unwanted Wife
  • Too Good To Be (True) Dominan [END]
  • REGRET [TAMAT]
  • Andira [End]
  • My Destiny [✔️]

Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kesamaan cerita, karakter, atau alur dengan karya penulis lain. Cerita ini murni hasil imajinasi pribadi dan tidak ada unsur kesengajaan untuk meniru atau menjiplak. ⚠️Utamakan follow sebelum membaca! HAPPY READING Pernikahan ini seharusnya menjadi awal yang indah. Zakia menerima Rayyan tanpa ragu, tanpa tahu bahwa di hatinya masih ada nama lain yang lebih dulu mengisi. Rayyan tidak pernah menunjukkan bahwa ia menyimpan luka, tapi ada sesuatu dalam sikapnya yang tak bisa Zakia pahami. Ia baik, tapi tak sepenuhnya ada. Ia perhatian, tapi terasa hampa. Zakia menunggu, berharap waktu akan membuatnya memahami. Hingga suatu hari, kebenaran itu datang secara tiba-tiba, tepat dimalam pernikahannya. Ia bukan satu-satunya di hati suaminya. Lalu, apakah kesabaran bisa meluluhkan hati yang tak pernah benar-benar terbuka untuknya? Ataukah ia hanya bertahan dalam pernikahan yang tak akan pernah memberinya tempat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines