Story cover for Hati Yang Terluka by Channe_chan
Hati Yang Terluka
  • WpView
    Reads 67,742
  • WpVote
    Votes 2,345
  • WpPart
    Parts 82
  • WpView
    Reads 67,742
  • WpVote
    Votes 2,345
  • WpPart
    Parts 82
Complete, First published May 29, 2018
Ketika hati yang terluka karena cinta. Bukan mulut yang bicara melainkan air mata yang meluncur begitu saja.

Anatasya andika wijaya gadis polos yang berubah karena penghianatan dan perpisahan kedua orangtuanya. Ia merasa hidupnya sebatangkara.

Ketika masa lalu datang menghampiri hidup anatasya. Membuat ia yang tadinya wanita kuat di depan semua orang menjadi lemah begitu saja.

Apakah ada penolong,? yang akan menolongku? Membawaku dari kegelapan dan kesepian ini? Memperbaiki hatiku yang telah hancur?
~anatasya andika wijaya~

Akankah harapan anatasya dapat terkabul. Bertemu dengan seseorang yang akan membantunya keluar dari bayangan masa lalu?
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Hati Yang Terluka to your library and receive updates
or
#566nata
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Retak  cover
Om, Ayo Nikah!  cover
LOVE in SILENCE  cover
Nadi - Naya Dimas [Sudah Terbit] cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
Aluka (Proses Penerbitan) cover
Setia Di Hati (Selesai) cover
Nanti Juga Sampai cover
Paradise cover

Retak

37 parts Ongoing

Mereka bertiga,Ruka,Alina,dan Dinaya.Tiga jiwa yang menyatu sejak pertama kali takdir mempertemukan mereka di bawah langit sekolah yang sama. Tawa mereka mudah ditemui di sudut kantin, pelukan mereka hangat saat dunia terasa kejam, dan rahasia mereka tertanam dalam-dalam, seolah tak akan pernah menjadi duri. Namun waktu terus berjalan, dan manusia tumbuh bersama keinginan masing-masing. Yang dulu saling mendengar, kini saling bersuara untuk didengar. Yang dulu saling merangkul luka, kini saling menusuk dengan diam. Tanpa sadar, ego tumbuh di sela-sela kedekatan-perlahan, tapi pasti. Rasa tak dihargai, keinginan untuk dimengerti, dan ambisi yang tak sejalan... membuat tali persahabatan itu mulai menegang. Apakah perpecahan ini hanya badai sementara, atau memang mereka sudah tak lagi berjalan di arah yang sama?