Story cover for ADZAN by choco_araa
ADZAN
  • WpView
    Membaca 310
  • WpVote
    Vote 45
  • WpPart
    Bab 6
  • WpView
    Membaca 310
  • WpVote
    Vote 45
  • WpPart
    Bab 6
Bersambung, Awal publikasi Mei 29, 2018
Mengharapkan sesuatu yang tidak pasti,Tidak akan membuahkan hasil,
Tapi jika kau menaruh harapan mu pada Tuhan,lebih baik dan itu adalah hal yang pasti,
semuanya telah di atur Tuhan,dan kita hanya perlu menjalani,tanpa perlu mengeluh tentang semua ini
                            
                                    Adiptya Permana Aditama


Berusaha untuk tetap bertahan pada satu janji,bukan untuk di ingkari tapi untuk di laksanakan, 
Tuhan memberikan kita pilihan,kita hanya perlu memilih,
Tuhan juga telah menentukan yang terbaik untuk kita,
Tanpa kita sadari Semuanya telah disiapkan oleh tuhan dengan sempurna,Dan kita hanya bisa menerima nya. 

                                                           Zanisya Aqillah


Tidak ada namanya yang meniru,apa lagi yang plagiat.
Para readers tolong jangan asal percaya ya...
Ini saya sendiri yang buat,tolong jangan ada yang plagiat,terimakasih...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan ADZAN ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#3adzan
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Barananta [Terbit] cover
The Perfect Boy ✔ cover
IT'S ME ANASTASYA cover
Azila dan Rahasia cover
Suamiku Bad Boy ✔ [SELESAI] cover
Transmigrasi Zheta [END] cover
DiaNda (END) cover
Trepidation ✔ cover
Assalamu'alaikum Kekasih Halalku cover
AIZA cover

Barananta [Terbit]

17 bab Lengkap

"Bagiku, yang namanya pahlawan itu orang yang tetap berdiri tegap, di manapun dia di sekap. Orang yang tak lupa darimana dia besar, dan bagaimana dia dibesarkan. Orang yang akan selalu bangkit, walau tubuhnya remuk. Dilanda jutaan sakit. Bagiku mereka pahlawan. Mereka pejuang yang semangat, sebelum akhirnya berpisah di liang lahat. Aku ingin seperti mereka. Diingat sepanjang masa." Ini tentang Barananta dan salah satu anggotanya yang begitu setia. Arkan Devan Al-Khanza namanya. Remaja ceria yang hampir tak pernah memperlihatkan sisi rapuhnya. Bocah yang selalu membawa tawa dan bahagia kepada tiap-tiap orang yang ditemuinya. Jadi setelah ini, masihkah ia tertawa? Masih sanggupkah ia bersandiwara? ------- "Abdiku tetap untukmu, Indonesiaku." copyright 2019 by zulfambr Started: 16 Juli 2019 Finished: 02 Oktober 2019