Muhasabah Cinta

Muhasabah Cinta

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 2, 2018
Mencintai seseorang itu tidak salah dan melakukan hal apapun untuk mendapatkan cintanya juga tidak salah selagi itu tidak melanggar syariat . Namun ketika kau berfikir seseorang itu akan membalas cintamu setelah kau melakukan sesuatu untuk nya itu adalah hal yang salah. Terkadang seseorang berharap suatu perubahan seseorang bukan untuknya, namun untuk sang maha rasa. Karena jika seseorang berubah karena manusia maka perubahan itu akan sirna. Namun jika perubahan itu karena sang pencipta maka itu akan selalu ada.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surah Hafalan untuk Ustadz (TELAH TERBIT)
  • Langkah Juang [SUDAH TERBIT]
  • Hijrah Cinta Menuju Cahaya(END)
  • Takdir From Allah (Revisi)
  • Mengaguminya Dalam Taat
  • IzinkanKu Untuk MelupakanMu [COMPLETED]
  • "TEMAN HIDUPKU"
  • Aku Kamu Dan Dia
  • KETIKA KULIHAT CINTA DIMATAMU
  • SURGA UNTUK SARAH (SELESAI)√

(SUDAH TERBIT DAN OPEN PO Info Pemesanan : 083853538110) SELAMAT MEMBACA, SALAM DAKWAH DAN UKHUWAH:) Ini bukan cerita dimana perjodohan antara anak remaja Sma dengan ketua osisnya, bukan! Ini juga bukan cerita Ceo tampan yang berhati dingin kemudian dicairkan dengan wanita polos yang menggemaskan, juga bukan! Ini juga bukan cerita cewek badgirl yang dipaksa masuk pesantren dan ujung-ujungnya menikah dengan ustadznya sendiri, jelas bukan! Apalagi cerita seorang putri kerajaan yang bertemu dengan pangeran dan hidup bahagia selamanya, sama sekali diluar itu! Ini hanyalah cerita seorang model papan atas yang kehidupannya berubah 360° dalam sehari, menikahi putra pewaris tahta pesantren besar, anak dari kiyai termashur.Keduanya memiliki sifat berbeda disatukan dalam ikatan sakral sebuah pernikahan.Suka ,duka, dan orang silih berganti dalam kehidupan mereka. Apakah mereka akan tetap bersatu seperti sepasang sepatu yang saling melengkapi?atau bahkan saling melepaskan? Sang pemilik kehidupan mereka yang akan membawa takdir mereka jauh dari segala angan-angan mereka berdua, dalam bahtera rumah tangga suci yang akan menjadi bait-bait hafalan yang dilantukan untuk penyempurna agama mereka. ---------------- Seperti Mesir yang mencintai Sungai Nil, mungkin itu adalah penggambaran terkecil rasa cintaku padamu_Azzam Ibnu Hoja Al Faruq Mengikhlaskan mu biarlah jadi perbincangan menyedihkan antara aku dan Rabbku_Adam Ibnu Hoja Al Faruq Terimakasih telah menjadi bait-bait penyempurna hafalanku_Aina Farah Agestia Dheamanti

More details
WpActionLinkContent Guidelines