CANTO ROSSA

CANTO ROSSA

  • WpView
    LECTURAS 70
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 29, 2018
Kau membawa cahaya kembali, dalam naungan malam-malam abadi. Jika mencintaimu adalah sebuah kesalahan, Mengapa saat bersamamu aku melihat satu-satunya kebenaran dalam duniaku? *** Mathias terlahir dengan mahkota emas di kepalanya, keindahan dan keabadian, serta sebuah tahta besar menanti. Ia adalah putra mahkota Imperia. Sebuah kekaisaran besar yang dibangun dari peperangan panjang dan pengorbanan sang ayah akan impian besar menyatukan kaum abadi, sinnea sangre dalam satu panji kerajaan. Mathias disiapkan sebagai pengganti ayahnya, dan tiap pelosok kerajaan memujanya sebagai pangeran cemerlang Imperia. Sayang, didalam gilang gemilang dunianya, Mathias terkungkung kesendirian. Tidak ada yang benar-benar menyambut tangannya secara tulus. Berbagai konspirasi para selir dan saudara tirinya dalam menarik perhatian, hingga bangsawan yang berharap vasalnya menjadi keluarga kerajaan membuat Mathias menarik diri dalam dunia sunyi seorang diri. Mathias terus memainkan musiknya di sela-sela tugas sebagai putra mahkota selama seratus musim dingin, mengamati kehidupan silih berganti dengan mata kepalanya, dan terbesit keirian akan cinta yang dapat bersemi tanpa topeng politik di luar tembok istana. Sampai, pada suatu malam musim panas, jauh di desa manusia, seseorang menarik Mathias berdansa bersamanya. Gadis itu bertelanjang kaki, rambut cokelat panjangnya terurai bebas, bertahta mahkota bunga, dengan mata seindah hijaunya perdu pegunungan, ia berucap, "temani aku menghabiskan malam ini," Dunia sunyi milik Mathias lebur malam itu, dan ia rela menanggalkan mahkota Imperia, jika itu mampu membuatnya bersama sang gadis lebih lama. Mathias menemukan kembali arti dari kelahirannya di dunia bersama sang gadis manusia, mencintainya memberi Mathias alasan untuk melindungi rakyatnya, melindungi mereka yang tak abadi, dari tangan-tangan gelap.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Gandakusuma
  • Prince Of Darkness-Crown In The City Of Blood Bones
  • 4 Pangeran Nocturna (Blood & Rebellion)
  • fated in darkness
  • The Midnight Bride [TAMAT]
  • The NECROMANCER
  • [END] Gluttonous Crown Princess
  • Datang HUJAN Disaat SENJA

Lima tahun lalu, Yara, gadis belia yang baru menginjak 12 tahun itu diusir karena dinilai mengancam kedaulatan kerajaannya. Dia dituduh berkhianat hingga rela membunuh ibu serta abdi-abdi setia yang mengetahui rencananya. Kemudian, sebagai cara untuk menebus kesalahannya, alih-alih diberi hukuman mati, dia hanya diasingkan ke sebuah desa terpencil di perbatasan. Hidup di pengasingan mengajarkannya bertahan, membangun kekuatan, dan merancang rencana balas dendam. Kini, Yara kembali dalam balutan kain sutra, menyamar sebagai penari di perayaan kemenangan perang dari Putra Mahkota kerajaan musuh yang disebut menjadi dalang dari alasannya diusir dari istana. Tujuan Yara hanya satu: menancapkan keris ke jantung sang Putra Mahkota! Namun, saat belatinya hampir menuntaskan dendam, lelaki itu malah tersenyum, seakan sudah menunggu saat ini sejak lama. "Yara, akhirnya kita bertemu lagi," ucap sang Putra Mahkota dengan sebaris senyum di wajahnya. Tak hanya senyumnya yang terasa janggal. Alih-alih menebas lehernya, Putra Mahkota justru mengumumkan sesuatu yang mengguncang dua kerajaan. Mereka akan... menikah! Terperangkap dalam pernikahan politik dengan musuhnya sendiri, Yara harus mencari tahu alasan di balik semua ini. Apakah ini jebakan? (10 April 2025-) copyright © 2025 by Pimenovaa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido