Hadiah Dari Tuhan
  • LETTURE 147
  • Voti 2
  • Parti 2
  • LETTURE 147
  • Voti 2
  • Parti 2
In corso, pubblicata il mag 29, 2018
Aku tidak mengenali diriku, juga tidak ingat mengapa aku disini. Orang tua yang tertidur dikursi itu sepertinya lelah karena menjaga dan merawatku. Banyak cerita yang keluar dari mulutnya mengenai siapa aku, siapa orang tuaku, bagaimana aku kecil hingga suatu hari ia bercerita bahwa aku mempunyai seorang istri.

"Panggil aku paman, Aku ini pamanmu." setiap kali aku meminta bantuan kepada orang tua itu. Semua ingatanku direnggut oleh Alzheimer. Perlu berulang kali aku untuk menyebutkan nama penyakit itu. 

"Hm..hmmm..hmm," kuangkat tanganku naik turun. "Kau haus?," tanya paman. Tidak, aku hanya gelisah dengan ceritamu. Benar wanita yang meninggalkanku itu istriku? Siapa namanya? Di mana dia sekarang? Mengapa dia tidak pernah menemuiku? Aku tidak setuju kalau kau bilang dia wanita jahat. Mungkin saja aku dulu pernah membuatnya marah. Isi kepala dan hatiku kini menyatu ingin berontak bertanya tentang hal itu. 

Dasar mulut tak berguna. Terhitung sudah satu bulan aku disini satu kata pun belum bisa aku ucapkan.

Pintu terbuka, aku kenal dua perawat itu kecuali pria yang didepannya. "Bagaimana kabarmu?" Kusikapi dengan senyum. Dr.Arifin Wijaya tertulis didada kanan pria yang bertanya padaku. Tak lama berselang mereka pergi. Mataku tertuju oleh amplop yang dipegang Paman. 

Paman tak kuasa menahan tangis ketika melihat isi amplop yang diberikan oleh dokter. "Maafkan aku menangis dihadapanmu. Aku tidak bisa menahan kabar bahagia ini, kau sebentar lagi akan membaik". Aku tahu kalau kau hanya menyemangatiku. Sulit untuk bisa bertahan hidup melewati penyakit mematikan yang sudah difonis 3 bulan.

Tangan kiriku kini bisa kugunakan untuk menulis kisah hidupku. Semua ini Hadiah Dari Tuhan. Semoga istriku di sana akan membaca dan mengingat peristiwa itu kembali.

Tuhan jangan kau renggut aku sebelum aku menyudahi ukiran indah yang kutumpahkan dikertas ini. Salam hangat dariku orang yang mencintaimu dari kejauhan.
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Hadiah Dari Tuhan alla tua libreria e ricevere aggiornamenti
oppure
#283kegagalan
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
Love from Sleeping Beauty  cover
Ibu Susu Anak Hot Duda cover
Hello, KKN! cover
My Uncle 18+  cover
My Possessive (ex) Fiancé cover
Dark Love cover
Transmigrasi Seksi Bumil  cover
GAVIN 21+ cover
Forbidden Love: KAISER cover
FD (21+) cover

Love from Sleeping Beauty

59 parti In corso

Seingatnya, Amora hanya tidur setelah menamatkan novel paling sampah dari yang pernah ia baca. Namun saat membuka mata, ia malah berada di rumah sakit dan merasuki tubuh gadis asing yang konon telah koma selama sepuluh tahun. Amora Eleanor Sebastian adalah karakter figuran dalam novel bergenre harem yang sedang booming dimana-mana. Namanya hanya disebut satu kali saat salah satu pemeran utama pria mengungkapkan masa lalunya. Ia hanyalah putri tidur yang sampai akhir bab tidak terbangun. Tokoh yang seharusnya tetap koma itu kini malah membuka matanya dan siap untuk satu sekolah dengan pemeran utama. Tentu Amora jadi-jadian tidak berminat untuk bergabung dalam pertunjukan tokoh fiksi tersebut. Namun, mengapa tokoh-tokoh berwatak brengsek nan bajingan ini malah terus berada di sekitarnya? "Jauh-jauh plis, gue alergi cowok sinting." - start: 19-01-25 end: 25-03-25