We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MEMORIES

MEMORIES

  • WpView
    Reads 448
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 5, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Banyak cerita tentang kita berdua, dilengkapi kebahagian dan juga penyesalan. Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih untuk kamu yang telah membuat hidupku berarti untuk sementara. Senyum, canda, dan tawa yang mengiringi kita hanya sebuah MEMORI, sesuatu yang pernah terjadi secara realita namun kini hanya tinggal ekspetasi, hanya berupa khayalan semata, angan-angan lalu, dan wujud imajinasi. SEDANG MASA HIATUS ⚠️ Bila ada kesamaan nama, waktu, tempat, dan suasana serta jalan cerita, itu hanya kebetulan semata. Karena ini pure story, karangan aku aja✌ hehe. Salam, Gwendyra. HAPPY READING😊
All Rights Reserved
#49
romantika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Having You
  • Désolé
  • GRIZLEN {On Going}
  • Halaman Terakhir Untuk Gara [END]
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines