Who Cares?

Who Cares?

  • WpView
    Reads 301
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 14, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Peduli? Mungkin tidak ada lagi yang peduli dengannya. Semenjak ayah dan bundanya pergi ke surga. Dia harus tinggal bersama neneknya yang sudah jelas tidak menginginkan kehadirannya. Kasih sayang? Jangankan kasih sayang. Dia sakit pun tidak ada yang peduli mungkin sampai dia mati juga tidak ada yang peduli dan tidak mau tau. Sepi, suram, dan kesendirian mungkin sekarang adalah temannya. Semenjak orangtua nya tiada hari-hari nya hanya warna hitam. Tapi, dia tidak peduli. Tanpa mereka pun ia bisa hidup. Sampai suatu hari dia kalah battle basket dan dia menjadi babu si ketos yang gila dengan aturan. Apa mungkin dengan cara ini si ketos bisa menjadi warna atau sebaliknya? Selamat datang dikehidupan Renata Akbar
All Rights Reserved
#95
peduli
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KARA
  • Denaya : Tahanan Masa Lalu "The Search Of True Love And Trauma Healing"
  • Dear Baskara [End]
  • Goodbye
  • Queennara [ON GOING]
  • CINTA SI GADIS JAKARTA
  • Maaf' (Revisi)
  • INTERCONNECTION
  • Takdir Tuhan
KARA

Rasa sakit menjadi alarm atau penanda bagi kita bahwa tubuh sedang tidak baik-baik saja. Ia memberikan sinyal kepada kita untuk lebih peduli atau mulai mengobati rasa sakit tersebut. Lalu bagaimana jika orang itu kehilangan rasa sakit? seperti yang di alami pemuda bernama Nendra Pancakara, akrab di panggil dengan nama Kara. Seorang remaja yang memiliki kelainan pada tubuhnya, karena Kara tidak dapat merasakan rasa sakit sedikit pun. Kara memiliki saudara kembar yang bernama Rayanka Dikta, atau biasa di panggil dengan nama Anka. Mereka berdua di perlakukan berbeda dengan oleh kedua orang tuanya, Anka hidup penuh kasih sayang dan perhatian dari kedua orang tuanya sedangkan Kara, anak yang di benci kedua orang tuanya hanya karena dia tak mampu seperti yang orang tuanya inginkan. Lalu bagaimana cerita selanjutnya? akankah mereka menyadari adanya keanehan dalam tubuh Kara? mari kita lihat sama-sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines