Jawaban dari Waktu

Jawaban dari Waktu

  • WpView
    GELESEN 348
  • WpVote
    Stimmen 28
  • WpPart
    Teile 5
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Aug. 14, 2020
Liza Nisasa: Cewek cantik dengan sejuta cerita, yang mengharuskannya tetap berdiri, apapun itu ceritanya. Reksa Lesmara: Mempunyai luka yang membekas dihatinya serta tersimpan rapi diotaknya. Akankah Reksa berhasil menghapusnya dan mulai terbiasa? Deren Kanyasa: Berusaha untuk mundur demi menghargai takdir, walaupun langkahnya selalu berusaha melangkah maju. Jangan terlalu menoleh ke belakang, karena itu telah lalu. Jangan terlalu larut memejamkan mata, karena itu hanyalah mimpi semata. Jangan terlalu menangisi hujan, yang sudah terlalu banyak tetesan. * Update setiap hari sabtu
Alle Rechte vorbehalten
#722
waktu
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Paradise
  • 💞Takdir Cinta💞
  • ALFANO (MASIH REVISI)
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Valcano
  • Rekal Rara [END]
  • Diary Resi For Rezki [END]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien