aku mencintaimu karena allah

aku mencintaimu karena allah

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 14, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Aku melihatmu pertama kali dengan senyuman semanis qorma.. Memandangku seolah matamu adalah bahtera.yang ingin membawaku pada rupa kebahagian.. Dari rautmu yang penuh keteduhan,wajah sendumu,tutur kata kesopanan dan kelembutan bicaramu.. Disana kudapati sesuatu yang berbeda.kamu lain dari mereka yang bertabur pesona.. Ada debar begitu ter iqra dijantungku..iman dan takwamu yang meluluhkan hati mampu menumbuhkan bunga bunga rindu dihatiku.. Kamu kekasih idaman setiap insan. Apakah aku bisa mendapatkan cintamu itu?? Hingga suatu hari aku pun tau kamu mempunyai rasa yang sama denganku sehingga hatiku berbunga bunga..tapi saat itu kita belum diizinkan untuk bersama..dan saat itu kamu pun harus pergi untuk meneruskan pendidikanmu.. Dan setelah bertahun tahun kita terpisah. dengas atas izin allah kita pun akhirnya bertemu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)
  • When Love is Breaking
  • All of the stars [Bulan's]
  • SECOND LEAD
  • THE ROOM
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • Ambiguous
  • Dalam Diam
  • seribu tanya tak terjawab

Semakin bersamanya,semakin aku merasakan adanya cinta yang sempurna. Cinta yang merasa bahwa akulah wanita yang ditakdirkan untuk memiliki berjuta-juta cinta didunia. Terbang keangkasa melihat dunia. Tapi benarkah ini cinta untuku atau hanya mimpiku saja? Berdiam sendiripun membuatku bertanya-tanya akan jawabnya. Kemana perginya mentariku yang membuat mimpi-mimpiku seperti nyata. warna demi warna begitu saja adanya, hingga aku tidak ingin berpaling dan ingin selalu bersamanya. Aku sepasang mata ini tuk melihat diantara ribuan mata,biarkanku pejamkan mata. Jika kau tak melangkah bersama sepasang mata ini. Luka ini takan padam,hingga kau coba tuk melihatnya. Penantian pagi hingga malam membawa tujuan berakhirnya malam tanpa menyisikan kesepian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines