Licencia Laissez

Licencia Laissez

  • WpView
    Reads 236
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 8, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Definisi bahagia bagiku tidaklah penting Belenggu khianat lebih tajam dari sebilah pisau Jika aku diberi hidup untuk kedua kalinya Aku akan mencoba menjadi si pembawa madu untuk makanan penutupmu Aku menyesal Dan aku menyadari itu, sangat. Ini lebih pedih dari duri mawar akar semua rasa sakit Lebih murka dari itu Semua hanya datang membawa mawar Dan pergi dengan meninggalkan duri dari mawar itu Tergores ? Tertancap ? Bahkan membekas. Sungguh bodoh Jika kau tak dapat melihatku lagi, kelak Pergilah ke bukit barat Kota Sanscoevalnia...
All Rights Reserved
#610
kekecewaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • TRAPPED BY ERLANG'S LOVE
  • Horibble Woman (END)
  • GRIZELLE [Completed]
  • perjalanan cinta rumit
  • Jangan pergi (End)
  • Arion (End)
  • BAD LIAR (Completed)
  • 𝐀𝐗𝐄𝐋 ( 𝐄𝐍𝐃 ✓ )
  • save me

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines