Foolish Game (PENDING)

Foolish Game (PENDING)

  • WpView
    GELESEN 1,060
  • WpVote
    Stimmen 61
  • WpPart
    Teile 5
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Juli 13, 2018
WpInfo
Belletristik
Romantik
Ellen Noah Winters, salah satu mahasiswi terpandai di universitas harus menerima konsekuensi setelah aksinya merentas dan mengambil data rahasia milik fakultas kepergok oleh salah satu dosen paling dia hindari, Axel Savier. Dosen muda yang terkenal tampan dan cerdas. Selain dikagumi karena ketampanaan dan otaknya yang encer, Axel juga terkenal dengan pelitnya memberi nilai bagus, killer, dan sangat tepat waktu. ----- "Kalau kau tidak ingin beasiswamu di cabut atau DO, kau harus menjadi 'asisten' saya," jelasnya sambil bersandar di kursi kerja. Jari-jari tangan kanannya yang mengetuk-ngetuk meja pelan, serta senyuman miring yang mengembang di wajah jahatnya, membuat gadis muda yang berdiri di depan mejanya itu semakin geram. "Saya lebih baik kehilangan beasiswa atau DO dari pada harus jadi asisten anda." Lelaki itu seketika mengeluarkan dokumen dan melemparkannya di atas meja. "Anda mau mengancam saya?" "Bukan mengancam, hanya menunjukkan barang bukti." "Baiklah!" dengus Ellen kesal, "saya akan bantu bapak mengajar dan mengoreksi hasil ujian. Kalau perlu, saya juga bisa membuat rancangan pembelajaran!" ketusnya. "Saya tidak meminta kamu mengajar atau mengoreksi hasil ujian. Apalagi memegang rancangan yang saya buat." Axel tersenyum miring, "tapi, menjadi 'asisten pribadi'. Di rumah saya." "Apa!"
Alle Rechte vorbehalten
#958
kampus
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Harta Tahta Alita
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Cuaca
  • Daniel
  • Silent ✔
  • 𝐒𝐡𝐞 𝐢𝐬 𝐦𝐲 𝐆𝐢𝐫𝐥•| [On going]
  • Boom Boom Heart
  • My Beloved Boyfriend
  • RUMORS [END]
  • Dirty Job ✔️ |ANDERSON SERIES #1| [END]

COMPLETED ✓ Ini bukan cerita tentang perebutan harta, bukan juga tentang berebut kedudukan atau tahta. Tapi ini cerita tentang tiga laki-laki tampan dalam satu rumah yang berebut hati Alita. "Gue dulu, jadi Alita itu milik gue!" hardik pria yang mengenakan seragam putih abu-abu, ia menggenggam tangan Alita. "Gak bisa. Lo terlalu bocah buat, Al," balas Gilang, ia menarik tangan kiri Alita hingga lengan gadis itu menabrak dada yang kokoh untuk laki-laki seumurannya. "Ehh ... Ehhh." Mereka saling menarik tangan Alita hingga membuat sang empunya kesakitan. Grep. Mata Alita membulat lebar tatkala merasakan tangan kekar melingkar di perutnya. "Berhenti. Kalian gak boleh ngarep dapetin Alita," tukas Adnan, ia menatap tajam kedua adiknya. "Pergi sana," katanya lagi. "Gak!" balas Gilang dan Alif kompak. "Ini perintah! Kalian gak boleh membantah!" Adnan menunjukkan sipat kepemimpinannya, hingga kedua adiknya mengangguk dan perlahan melepaskan tangan Alita kemudian berlalu meninggalkan mereka. "Tangan kamu sakit ya?" tanya Adnan, ia masih memeluk Alita. Gadis itu hanya mengangguk. Pria bertubuh seksi itu mengecup ceruk lehernya kemudian menenggelamkan wajahnya disana. Batin gadis itu berteriak, dipeluk Adnan dari belakang seperti ini sangat tak baik untuk kesehatan jantungnya. "Akan saya pastikan tidak ada yang bisa miliki kamu, kecuali aku, Al," katanya. Alita menoleh spontan ke samping saat mendengar itu, matanya membulat lebar dan dia? Tercipta senyum smirk di bibir tipisnya kemudian-- "Hmppphh.." Pria itu mengecup bibirnya hingga ia semakin membulatkan mata lebih besar, lalu memejamkan mata saat merasakan lidahnya yang mulai memasuki mulut, mengabsen gigi-gigi Alita yang berderet rapih hingga tubuh gadis itu memanas. Gimana? Penasaran? Baca dan jangan lupa tinggalkan votmennya 😘

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien