NCF - More Than Friend

NCF - More Than Friend

  • WpView
    Reads 1,005
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 22, 2019
First Story >On Going< -NCF Story- Kelas yang ramai, berisik, berisikan anak-anak nakal adalah kelas yang paling dirindukan ketika sudah tidak bersama lagi. Bocah absurd berspesies langka membuktikan, bagaimana kegilaan kelas yang menyimpan berbagai memori indah. Kisah sedih, senang, dan lucu tergabung dalam tiga tahun mereka. Tapi, bagaimana jika suasana tersebut hancur karena sebuah cinta yang timbul di benak mereka? "Kadang gue bingung, ini kelas apa kebun binatang? Isinya kok hewan semua." "Setelah sekian lama. Ada juga yang bilang ane cogan." "Lu senyum aja udah bikin gue seneng." "Temen tetep temen, walaupun kita suka sama orang yang sama." "Berteman itu ga kaya rumus matematika yang banyak aturan." Disclaimer Story : AnamiNaru Disclaimer Character : Bocah NCF Rated : T Genre : Hurt, Friendship, Humor, Romance (?) Tittle : More Than Friend DON'T LIKE? DON'T READ!
All Rights Reserved
#224
class
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WE HAVE WRONG SOUL🧸
  • AKSARA
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!
  • My Class
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Logic & Heart
  • My Devil Prince [Segera Terbit]
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • Sejarah Mantan (COMPLETED)
  • CLOSER

when CEGAN sahabatan sama COCAN! (Tranmigrasi tipis²) Original story from me! Do not repost! "Lu percaya kalo cewek sama cowok tuh bisa jadi sahabat?". Tanya author sama disa (mc) "Goblok lu tor! Ya bisa lah,". Sambar disa. /Skip/ "Arthur percaya gak kalo cewek ama cowok bisa besty an?". Tanya author kepada Arthur (second main) "Um.. ". Ia menunduk kemudian menjawab dengan wajah suram, "Secara sosial itu sulit". Jawab seadanya ia. .. ⚠️ spoiler alert ⚠️ EH BUSET ANAK SIAPA LU!". disa terpaku melihat sosok itu. seorang anak menyelusup timbul Dari dalam selimut nya saat ia sedang rebahan. "mama..!". jerit anak itu girang. "haa? pala lu mama, gue belum nikah woi ". sambar disa segera beranjak Dari kasur Dan berdiri dengan tangan bak petinju.

More details
WpActionLinkContent Guidelines