Dawn Walker [Drop]

Dawn Walker [Drop]

  • WpView
    Reads 472
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 11, 2018
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Author: ReIN Cover: Ao Choku Cerita ini saya pindahkan ke lapak sebelah, kalian masih bisa membacanya di sini: https://novelringan.moe/@HeyRainShakers/55r8rt-dawn-walker Setelah berakhirnya insiden penyerangan yang di lakukan oleh para Walker 15 tahun lalu. Sepertiga populasi dunia mati dengan penuh teka-teki. Menyisakan trauma berat dan juga kengerian yang sangat mendalam. Arvin merupakan salah satu korban penyerangan Walker di kota baru. Ketika ia ingin menempati janjinya, tanpa sepengetahuannya. Ia telah menjadi incaran bagi sekelompok orang. Merasa dirinya dalam bahaya ia pun mulai berusaha untuk melarikan diri, tapi pikirannya berubah ketika seorang mantan agen rahasia berinisial J menyelamatkannya. Bersama dengan liontin perjanjian pamannya dan sebuah surat. Pada saat itulah ia mengetahui kebenaran di balik insiden penyerangan Walker dan segera memutuskan untuk mengakhirinya.
All Rights Reserved
#986
thriller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Red Devil
  • Mantra Penghancur Moral
  • Mereka yang Menunggu di Pintu
  • Gadis Pendiam Itu... Menarik
  • Way Of Life
  • Psychopath Child
  • When A Snail Falls In Love
  • INEFFABLE
  • The Comedian's Last Laugh
  • I'M  ANTAGONIS ||  NAYLA [ End ]
Red Devil

COMPLETED [12/12] Emma memandangi jasad yang di depannya. Tubuh tanpa sehelai benang itu bersimbah oleh darah. Darah yang keluar melalui kepalanya itu menimbulkan bau yang sangat busuk. Emma menutup mulut dan hidungnya. Masih dengan perasaan terkejut atas apa yang terjadi, tiba-tiba ia mendengar suara dentuman pintu yang sangat keras. Keringat mengucur keluar deras dari dahinya. Jantungnya berdegup dengan kencangnya. Saat ingin berlari meninggalkan tempat busuk ini, sudah berdiri di belakang seseorang dengan topeng merah, mata hitam dan senyuman yang menyeringai lebar. Mengerikan. Di tangan kanan orang tersebut terdapat sebuah pisau dapur. Emma pun bergidik ngeri menghadapinya. Tanpa aba-aba orang bertopeng itu menebas leher Emma seketika. ©Red Devil (2015) - Dandy Wahyudi

More details
WpActionLinkContent Guidelines