Back to me without hearts

Back to me without hearts

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 12, 2018
. . . . . . . Mengapa kau kembali? Bila seisi ruang hati, sudah tak pantas ku miliki:). . Sungguh, dulu aku tak berarti. Bagai kertas kosong yang tak warnai hari-hari. . Namun, kini semua telah pergi. Juga perasaan ini. Meski ku pernah meminta kau tuk kembali. Itu hanya suatu definisi perasaan sakit hati:). ****-------*******-------*****--
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • harapan yang pupus
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Brothers?! [Boboiboy Elemental Siblings] (On Going)
  • All of the stars [Bulan's]
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • • EUTANASIA •
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines