Iridescent

Iridescent

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 1, 2018
"Lo tau nggak, kenapa gue suka sama lo? Karena, kalau lihat lo, gue merasa senang, sama seperti ketika gue melihat 'Iridescent'." -Ayasha Iridescent. Kata yang jarang didengar, bukan? Iridescent berarti memancarkan cahaya seperti semburat seperti pelangi. Berwarna-warni seperti pelangi. Itu adalah suatu fenomena alam yang sangat indah. Maka dari itu, Ayasha merasa sangat senang ketika melihat Iridescent. Begitu pula ketika melihat Kevin, Ayasha merasa senang seperti melihat Iridescent. Ayasha pun menyebut lelaki yang bernama Kevin, sebagai Iridescent-nya Ayasha. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah Kevin akan mengakui sebagai Iridescent-nya Ayasha? Jangan lupa vote and comment, yaw! -Anggunshermila.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Look At Me ✔
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Aku Tidak Cantik
  • RAGARA [ on going ]
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • AYUSHITA [END]
  • DEVAN
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Kelas A [End]
  • KEPERGIAN SENJA

[Completed] [16+] Lebih dari setengah eksistensi hidupnya dihabiskan seorang Tavisha Kaelyn untuk mencintai Adhitama Dirgantara, duda yang lebih tua tiga belas tahun darinya. Hingga akhirnya Tavisha merasa bahwa cintanya sudah berbalas, ternyata sosok masa lalu Adhitama kembali. Disaat dia sudah lelah berjuang, apakah Adhitama akan balik memperjuangkannya, ataukah pria itu akan kembali pada sosok masa lalunya? *** "Tujuh belas tahun hidupku, aku sudah mencintainya selama sepuluh tahun. Kalau cintaku direnggut, apa jadinya diriku? Kosong. Hampa. Tak berarti."

More details
WpActionLinkContent Guidelines