My Bos Babysitter

My Bos Babysitter

  • WpView
    Reads 1,698
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 8, 2019
Hargai suatu karya dengan memberi vote dan saran yang membangun. Setelah bercerai dan menjadi single parent membuat Cameli terpaksa mencari pekerjaan dan meninggalkan putri kecilnya dengan seorang babysitter. Alih-alih seorang perempuan kali ini bukan perempuan yang menjadi baby sitter untuk Thalita melainkan babysitter tampan yang di pahat begitu detail hingga setiap bagian pas pada tempatnya. Ia Julian Gergio Miller. Setelah beberapa bulan bekerja dengannya. Cameli Prantoni baru mengetahui sesuatu yang mengejutkan. Bagaimana tidak?? Jika yang selama menjadi pengasuh putrinya adalah seorang CEO terbesar di kotanya. Dan orang itu bos di tempatnya bekerja. Sebuah perusahan besar berlogo Miller Grup.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tangled in his rules
  • Possessive Love
  • TERIKAT BOSS MAFIA MILLIONER
  • NATASYA {#2. KENDRICK SERIES}
  • Jangan Bilang Papa! (Complete)
  • Beloved CEO : CEO Tercinta
  • The Sweetest Billionaire ✔️
  • Never A N'ever After
  • My Villain Gentleman [END]

Laporan itu terlalu detail. Terlalu akurat. Dan terlalu... menarik. "Siapa yang mengerjakan ini?" tanyanya nicholas kepada marco, matanya belum lepas dari dokumen itu. Marco, melirik dokumen yang sedang bosnya baca. "Itu projek Mrs lauren hale zoelle. Lead Analyst. Divisi Insight & Inovation." Nicholas hanya mengangguk tipis, tidak memberikan komentar berlebihan. Itulah awal ketertarikan tak terduga itu. Bukan dari kecantikan. Tapi dari cara kerja. Dari angka. Dari struktur logika dalam laporan itu. Nicholas tak tahu kenapa, tapi ia ingin melihat Lauren-menyaksikan sendiri bagaimana seseorang bisa seefisien dan se-tenang itu. Apalagi saat ia tahu wanita itu nyaris tak pernah datang terlambat, jarang bicara, tapi selalu menghasilkan analisis tajam yang bahkan membuat kepala divisi lain diam. Dan Lauren? Dia mungkin cerdas dalam strategi pasar... tapi bagaimana kalau yang harus dia taklukkan adalah hati seorang Grayson?

More details
WpActionLinkContent Guidelines