Nadya
  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 7, 2018
(cover by: WattpadFamsClub ) Kalau berperang dengan senjata,jujur saja kami pasti kalah . karena mereka mempunyai persenjataan yang sangat canggih yang bisa membombardir dengan membabi-buta dikawasan tempat kami. sejujurnya aku sangat takut. tetapi sejak aku berkeyakinan bahwa kemenangan akan berpihak kepadaku ketakutanku hangus dan menumbuhkan kobaran api semangat. Bahkan nyawaku hilang sekalipun karena-Nya aku siap. setiap malam ku angkat kedua tanganku sampai berderai air mataku memanjatkan doa demi keamanan negeriku ini. karena aku yakin bahwa senjata yang sebenarnya yang tidak diketahui sebagian orang yaitu Doa. Itulah senjata yang menerutku Ampuh yang dapat menembus sesuatu yang menurut manusia tak masuk akal atau kata lain Mustahil. Anggap saja aku Nadya anak gadis perempuan yang berumur 16 tahun,lahir di kota dimana disekelilingnya terjadi peperangan yang terkadang setiap anaknya tidur ketika bangun kembali ibuku sudah tiada itulah kehidupan sehari-hari kami. kenapa ketika aku bangun dari tidurku mereka menghilang? ibuku,ayahku dan kembaranku kak Salamah mererka kemana? dan ternyata mereka!!
All Rights Reserved
#59
sepiritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assalamu'alaikum Kekasih Impianku [END]
  • SURGA UNTUK SARAH (SELESAI)√
  • Guide to Jannah [END/REVISI]
  • Arrasya Brian A.
  • Lathifa [END]
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Our Love Story
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • Wa'alaikumsalam My Possessive Husband [END]
  • About Memories [END]

𝐒𝐄𝐋𝐄𝐒𝐀𝐈 [𝐏𝐀𝐑𝐓 𝐋𝐄𝐍𝐆𝐊𝐀𝐏] [𝗦𝗽𝗶𝗿𝗶𝘁𝘂𝗮𝗹-𝗥𝗼𝗺𝗮𝗻𝗰𝗲] 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 𝗮𝗸𝘂𝗻 𝘄𝗮𝘁𝘁𝗽𝗮𝗱𝗸𝘂:) ⚠️𝗗𝗜𝗟𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗧⚠️ •••• Aku hanyalah perempuan biasa yang sedikit mengerti tentang Agama. Bahkan, bisa membaca Al-Qur'an saja, diriku bersyukur tak terkira. Aku memang sederhana, tak pandai bergaya, apalagi memamerkan keindahan wajah yang putih dan bersih seperti perempuan diluar sana. Akan tetapi, saat mengenalnya aku merasa aku mengagumi dirinya. Namun, aku tau diriku tak layak bila disandingkan dengannya. Dia adalah sosok yang begitu mapan, baik akhlak maupun tutur bahasanya. Dirinya seorang Hafidz Qur'an. Bahkan disegani banyak orang. Sedangkan diriku, hanya perempuan biasa. Daripada dia yang jelas mengerti Ilmu Agama. "Aku akan mengkhitbahmu," katanya berhasil membuatku mendongak seketika. "Kak maaf, tapi aku-" "Aku akan datang nanti malam," lanjutnya yang menimbulkan gejolak dalam dadaku. "Maaf Kak, tapi aku tidak pantas untuk Kakak. Aku hanya perempuan biasa yang tak pandai beragama. Bahkan Kakak tau itu, aku bisa membaca Al-Qur'an saja bersyukur Kak. Sedangkan Kakak, seorang Hafidz Qur'an, bahkan disegani banyak orang. Maaf, aku tidak pantas untuk Kakak, permisi. Wassalamu'alaikum." •••• #penasaran? Langsung cek ya:) Start : 30 Januari 2021 End : 08 Mei 2021 𝗖𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔 𝗠𝗨𝗥𝗡𝗜 𝗔𝗦𝗟𝗜 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗣𝗘𝗠𝗜𝗞𝗜𝗥𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗡𝗗𝗜𝗥𝗜. © Images from pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines