Dear Axella

Dear Axella

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 1, 2018
Axella, si gadis pencinta keheningan. Belum pernah mengenal arti cinta. Yang belum siap akan takdir Tuhan yang nantinya akan mempertemukannya dengan dua orang lelaki dan hanyut bersama dalam kenangan. Yang telah melambung jauh bersamanya dalam angan-angan yang tidak tahu akan jadi pasti atau tidak. Ia bahkan tidak mengenal langkahnya sendiri. Rasa sakit yang terus datang, entah dari sisi mana, semuanya menyerangnya. Ia terhanyut dalam kegelapan Yang menyelubungi kekelaman Terbawa larut oleh malam Oleh kisah yang terpendam
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Awas Jatuh Cinta
  • Just Dream with you
  • BONANZA [Completed]
  • Music Of Love [Completed]
  • Alexa & Axel
  • The Love Trap (Terbit di Penerbit Kastil Mimpi)
  • XELLA
  • Cool Girl  ✔
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)

(19+) Ini bukan tentang kisah cinta jarak jauh, melainkan tentang logika dalam mencintai. *** Shanaya Kaifa adalah pelajar muda yang sangat giat juga tekun dalam belajar. Tergila-gila pada novel dan mengidolakan seorang penulis terkenal. Sekilas, hidupnya terlihat indah serta normal, akan tetapi, banyak luka dan penderitaan yang dia tangung seorang diri. Hingga takdir menyeretnya untuk bertemu dengan sang idola, awalnya ia sangat senang, sebelum berubah sedih karena semua hal tak seindah yang dibayangkan. Dia pergi, mengubur semua mimpinya serta kembali pada kenyataan. Memilih giat belajar dan bekerja keras guna mewujudkan tujuannya sendiri. Melupakan hal yang sedari awal menjadi cita-citanya. # Mobil yang dikendarai Axel melaju kencang di jalan raya. Tidak peduli hujan deras dan jalanan licin tetap terus menambah kecepatan, bahkan beberapa kali menerobos lampu merah demi segera tiba di tempat tujuan. Hingga pada perempatan lampu merah muncul sebuah truk berkecepatan tinggi. Axel kaget, menekan pedal rem sekuat tenaga agar terhindar dari kecelakaan. Mengakibatkan mobilnya tergelincir serta berguling di aspal sebelum terbalik. Sedangkan kondisinya terluka parah dengan sekujur badan berlumuran darah. Bruuk ... druaak ... duaar Kepala Axel terasa sangat sakit, pandangan matanya kabur dengan kondisi badan tak dapat bergerak. Ia mencoba berteriak meminta pertolongan, tetapi suaranya tertahan di tenggorokan. Hanya mampu merintih pelan, berharap masih memiliki kesempatan untuk berjumpa dan meminta maaf pada kekasihnya. "Shanaya ... maafkan aku." Sesudah itu semuanya menjadi gelap. Axel kehilangan kesadaran dan mengalami pendarahan hebat pada beberapa anggota badan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines